Didorong Masyarakat dan Keluarga, Alamsyah Alimin Siap Bertarung di Pilkades Umpungeng 2026, Usung Konsep Desa Agrowisata

Didorong Masyarakat dan Keluarga, Alamsyah Alimin Siap Bertarung di Pilkades Umpungeng 2026, Usung Konsep Desa Agrowisata


Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Bursa bakal calon Kepala Desa Umpungeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, mulai menghangat menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang diperkirakan digelar pada Oktober 2026.

Desa Umpungeng menjadi salah satu dari 29 desa di Kabupaten Soppeng yang disebut-sebut akan menggelar pesta demokrasi tingkat Desa tersebut. Sejumlah nama mulai bermunculan, termasuk Alamsyah Alimin, S.Kep., yang menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon Kepala Desa Umpungeng.

Alamsyah diperkirakan akan menjadi penantang petahana, Shalahuddin, S.Ag., yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Desa Umpungeng.

Bagi masyarakat Umpungeng, sosok Alamsyah bukanlah nama baru. Pria yang akrab disapa Alam itu memiliki ikatan kekeluargaan dengan warga setempat dari garis keluarga ibunya sehingga cukup dikenal di desa tersebut.

Saat ditemui tim media Kabartujuhsatu.news, pada Sabtu (11/7/2026), Alamsyah mengaku telah memantapkan niatnya untuk maju dalam kontestasi Pilkades mendatang.

Ia mengatakan, keputusan tersebut bukan semata-mata keinginan pribadi, melainkan lahir dari dorongan masyarakat dan keluarga yang menginginkan adanya pilihan kepemimpinan pada Pilkades Umpungeng.

"Saya maju karena mendapat dorongan dari masyarakat dan keluarga. Insya Allah, jika diberi amanah oleh masyarakat, saya ingin mengabdikan diri untuk membangun Desa Umpungeng agar semakin maju," kata Alamsyah.

Menurutnya, Desa Umpungeng memiliki berbagai potensi yang belum dikembangkan secara maksimal. Karena itu, ia membawa gagasan menjadikan Umpungeng sebagai Desa agrowisata yang mampu menggabungkan sektor pertanian, perkebunan, pariwisata alam, budaya, dan sejarah dalam satu konsep pembangunan.

"Potensi yang dimiliki Umpungeng sangat besar. Saya ingin potensi itu menjadi sumber peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Desa agrowisata," ujarnya.

Alamsyah menilai pembangunan Desa tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang usaha, lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan warga dengan memanfaatkan potensi lokal yang sudah ada.

Desa Umpungeng sendiri merupakan salah satu Desa yang memiliki daya tarik tersendiri di Kabupaten Soppeng. Berada di wilayah pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.000 hingga 1.500 meter di atas permukaan laut, Desa ini menawarkan udara yang sejuk serta panorama alam yang masih asri.

Lokasinya sekitar 10 kilometer dari Kota Watansoppeng dan berada di antara Pegunungan Nene conang serta Gunung Laposo. Akses menuju Desa tersebut cukup menantang karena kondisi jalan yang menanjak, namun hal itu justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta wisata alam.

Selain dikenal karena keindahan alamnya, Umpungeng juga memiliki nilai historis dan budaya yang tinggi. Desa ini dikenal sebagai lokasi Titik Tengah Indonesia, yang ditandai dengan keberadaan batu yang oleh masyarakat disebut Posi Na Tanae atau "Pusar Tanah". Lokasi tersebut diyakini masyarakat sebagai titik tengah wilayah Indonesia dari arah barat hingga timur.

Tak hanya itu, Umpungeng juga menyimpan Situs Megalitikum Garugae, berupa susunan batu melingkar dan kursi batu yang dipercaya telah ada sejak masa lampau. Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat, kawasan tersebut dahulu digunakan sebagai tempat musyawarah para raja serta pelantikan pemimpin.

Menurut Alamsyah, seluruh potensi tersebut perlu dikelola secara terpadu sehingga mampu menjadi destinasi wisata unggulan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa.

Ia berharap, apabila dipercaya memimpin Desa Umpungeng, pengembangan potensi wisata alam, pertanian, budaya, dan sejarah dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta pembangunan infrastruktur Desa.

Hingga saat ini, tahapan resmi Pilkades serentak Kabupaten Soppeng belum dimulai. Meski demikian, dinamika politik di sejumlah Desa, termasuk Umpungeng, mulai menunjukkan geliat dengan munculnya nama-nama yang digadang-gadang akan meramaikan kontestasi kepala Desa pada 2026 mendatang.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates