Bukan Sekadar Touring, Mercedes-Benz Club Makassar Tinggalkan Jejak Kepedulian di Soppeng

Bukan Sekadar Touring, Mercedes-Benz Club Makassar Tinggalkan Jejak Kepedulian di Soppeng

Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Touring identik dengan konvoi kendaraan mewah, perjalanan jarak jauh, dan menikmati panorama alam. Namun, Mercedes-Benz Club Makassar (MBCM) menghadirkan makna berbeda melalui kegiatan bertajuk Road to Soppeng. Tidak hanya menjelajahi destinasi wisata, komunitas otomotif ini juga membawa misi sosial dengan berbagi kepada masyarakat di Kabupaten Soppeng.

Mengusung tema One Star, One Brotherhood, touring yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (3–4 Juli 2026), diikuti 20 peserta dengan 11 unit kendaraan Mercedes-Benz. Rombongan dipimpin langsung Presiden Club MBCM, Sandy Sukendra.

Sejak meninggalkan Makassar menuju Soppeng melalui jalur Camba, rombongan menerapkan prinsip safety first. Konvoi berjalan tertib dengan mengutamakan keselamatan seluruh peserta maupun pengguna jalan lainnya.

Bagi MBCM, pemilihan Kabupaten Soppeng sebagai destinasi touring perdana bukan tanpa alasan. Daerah yang dikenal sebagai Bumi Latemmamala itu dinilai memiliki kombinasi lengkap antara keindahan alam, udara yang sejuk, destinasi wisata yang menarik, serta masyarakat yang dikenal ramah terhadap para tamu.

"Soppeng punya pesona alam yang luar biasa dan masyarakat yang ramah. Ini menjadi alasan kami memilihnya sebagai destinasi touring perdana. Kami ingin anggota tidak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga merasakan kehangatan Bumi Latemmamala," kata Sandy Sukendra.

Setibanya di Soppeng pada Jumat (3/7), rombongan langsung menikmati sejumlah objek wisata unggulan. Destinasi pertama adalah Pemandian Air Panas Alam Lejja yang telah lama menjadi ikon wisata Kabupaten Soppeng. Kawasan ini terkenal dengan sumber air panas alami yang mengandung belerang serta dikelilingi suasana hutan yang masih asri.

Perjalanan kemudian berlanjut menuju kawasan wisata alam Luppereng Kajaoe di Desa Sering, Kecamatan Donri-Donri. Lokasi yang menawarkan panorama perbukitan hijau tersebut menjadi tempat favorit rombongan untuk menikmati suasana alam sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota.

Tidak hanya menjadi ajang rekreasi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan potensi pariwisata Soppeng kepada komunitas otomotif dari luar daerah. Harapannya, semakin banyak wisatawan yang mengenal dan tertarik berkunjung ke daerah yang memiliki beragam destinasi alam tersebut.

Suasana kekeluargaan semakin terasa saat malam hari melalui agenda gathering and dinner. Seluruh peserta mengikuti berbagai kegiatan hiburan seperti fun games dan pembagian doorprize yang semakin mempererat hubungan antaranggota. Semangat kebersamaan yang menjadi identitas MBCM benar-benar terasa dalam setiap rangkaian kegiatan.

Namun, touring kali ini tidak berhenti pada aktivitas wisata semata. Pada hari kedua, Sabtu (4/7), MBCM menggelar bakti sosial di Pondok Pesantren Pertanian Nahdlatul Ulama "SERING", Desa Sering, Kecamatan Donri-Donri.

Dalam kesempatan tersebut, komunitas menyerahkan bantuan berupa Al-Qur'an dan perlengkapan salat sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ibadah dan proses pendidikan para santri. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pesantren sekaligus mempererat hubungan antara komunitas otomotif dengan masyarakat setempat.

Bagi MBCM, kegiatan sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari setiap perjalanan. Komunitas ingin menunjukkan bahwa hobi otomotif dapat berjalan seiring dengan kepedulian sosial dan memberikan dampak positif bagi daerah yang dikunjungi.

Melalui kegiatan Road to Soppeng, MBCM juga ingin mengubah pandangan bahwa touring hanyalah tentang kendaraan mewah dan perjalanan jauh. Lebih dari itu, touring menjadi wadah membangun silaturahmi, memperkenalkan potensi daerah, sekaligus berbagi manfaat kepada masyarakat.

Perjalanan perdana ke Kabupaten Soppeng pun menjadi awal yang berkesan bagi Mercedes-Benz Club Makassar. Dengan semangat One Star, One Brotherhood, komunitas berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di berbagai daerah lain di Sulawesi Selatan, sehingga setiap perjalanan tidak hanya menghadirkan pengalaman bagi para anggota, tetapi juga meninggalkan jejak kepedulian bagi masyarakat yang disinggahi.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates