Blitar, Kabartujuhsatu.news, Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, Babinsa Kelurahan Bence Koramil 0808/02 Garum, Serma Yuda Indra, menggelar komunikasi sosial (Komsos) bersama Kelompok Tani (Poktan) Margo Utomo di area persawahan milik Purwanto, Lingkungan Tanggung, Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah diskusi antara Babinsa dan para petani terkait teknik budidaya tanaman jagung yang efektif, mulai dari tahap penanaman hingga masa panen. Berbagai aspek dibahas secara interaktif, seperti pemilihan benih unggul, pengolahan lahan, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman.
Serma Yuda Indra menjelaskan bahwa pendampingan kepada kelompok tani merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian melalui komunikasi yang berkelanjutan.
"Pendampingan ini penting agar petani memiliki pemahaman yang sama mengenai jadwal tanam, teknik perawatan, hingga proses panen. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, diharapkan hasil panen jagung dapat lebih optimal dan risiko gagal panen dapat diminimalkan," ujarnya.
Ia juga mengimbau para petani untuk terus menerapkan pola budidaya sesuai rekomendasi dinas pertanian agar produktivitas lahan dapat meningkat secara berkelanjutan.
Selain memberikan motivasi, Babinsa juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyerap berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan, seperti ketersediaan pupuk dan persoalan pengairan. Informasi tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) guna mencari solusi yang cepat dan tepat.
Menurut Serma Yuda, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tani merupakan bentuk komitmen Koramil 0808/02 Garum dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan petani.
Sementara itu, Purwanto selaku pemilik lahan sekaligus perwakilan Poktan Margo Utomo menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Babinsa.
"Kami merasa terbantu dengan adanya pendampingan ini. Selain mendapatkan tambahan pengetahuan tentang budidaya jagung, kami juga semakin termotivasi untuk mengelola lahan dengan lebih baik agar hasil panen semakin meningkat," ungkapnya.
Melalui komunikasi sosial yang rutin dilakukan, diharapkan sinergi antara Babinsa dan kelompok tani terus terjalin sehingga mampu mendukung peningkatan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Blitar.
(Red)
