Blitar, Kabartujuhsatu.news, Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blitar. Babinsa Desa Ngoran Koramil 0808/Blitar, Sertu Hariyanto, turun langsung bersama warga melaksanakan pengecoran Jembatan Aramco yang berada di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan desa. Kehadiran Babinsa di tengah warga tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan sehingga proses pembangunan berjalan lebih cepat dan penuh antusiasme.
Sejak pagi hari, warga bersama Babinsa bergotong royong menyiapkan seluruh kebutuhan pengecoran. Mulai dari mengangkut pasir dan semen, mengoperasikan mesin molen, hingga menuangkan adonan beton ke rangka besi jembatan dilakukan secara bersama-sama. Suasana penuh kekompakan terlihat sepanjang kegiatan, mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan.
Sertu Hariyanto mengatakan, pembangunan Jembatan Aramco merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat Desa Ngoran. Selama ini, jembatan tersebut menjadi jalur penghubung yang digunakan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, mengangkut hasil pertanian, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan umum.
"Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses penghubung masyarakat. Dengan konstruksi yang lebih kuat melalui proses pengecoran, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar, terutama saat musim penghujan," ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembangunan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan mendukung percepatan pembangunan di wilayah binaan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat juga menjadi bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara aparat dan warga.
Ia menambahkan, budaya gotong royong harus terus dipertahankan karena menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat. Dengan bekerja bersama, beban pekerjaan menjadi lebih ringan dan hasil pembangunan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga.
Sementara itu, warga Desa Ngoran mengaku senang dan mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan jembatan. Mereka menilai pendampingan yang dilakukan TNI memberikan motivasi tersendiri sehingga masyarakat semakin bersemangat untuk ikut berpartisipasi.
"Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir bersama masyarakat. Kehadiran beliau membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan semangat warga semakin tinggi," ujar salah seorang warga.
Masyarakat berharap pembangunan Jembatan Aramco dapat segera rampung sehingga akses transportasi menjadi lebih baik. Infrastruktur yang lebih kokoh diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, serta mobilitas masyarakat antarwilayah.
Melalui semangat kebersamaan yang terus terpelihara, pembangunan infrastruktur di pedesaan diharapkan semakin cepat terwujud. Sinergi antara TNI dan masyarakat pun kembali membuktikan bahwa gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Dim 0808)
