Buton, Kabartujuhsatu.news,– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Kabupaten Buton. Pembukaan kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Ambuau Indah, Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Rabu (15/7/2026), berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, S.H., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus secara resmi membuka pelaksanaan TMMD ke-129 yang menjadi salah satu program strategis dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Upacara pembukaan dihadiri Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han., Dandim 1413/Buton Letkol Inf Yoni, S.Hub.Int., unsur Forkopimda Kabupaten Buton, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Danramil dan Perwira Staf Kodim 1413/Buton, para Kapolsek, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta personel TNI-Polri, pelajar, dan masyarakat.
Suasana upacara berlangsung tertib dan penuh antusias. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan, aparat keamanan, hingga masyarakat menjadi bukti kuatnya kolaborasi dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan warga desa.
Dalam amanatnya, Bupati Buton menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin melalui Korem 143/Halu Oleo dan Kodim 1413/Buton, yang kembali menghadirkan program TMMD sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, gotong royong, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan fisik maupun nonfisik.
"TMMD telah menjadi wadah sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, kita berharap seluruh program yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata dan mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan," ujar Bupati.
Sementara itu, Komandan Kodim 1413/Buton Letkol Inf Yoni, S.Hub.Int., menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD merupakan implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun bangsa.
Ia menuturkan bahwa seluruh sasaran program dirancang agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sehingga hasilnya dapat dirasakan secara langsung dalam jangka panjang.
"Terus bergerak membangun, mengabdi, dan memberi manfaat bagi masyarakat merupakan komitmen kami dalam setiap pelaksanaan tugas. Melalui TMMD ke-129 ini, kami ingin menghadirkan hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat," tegas Dandim.
TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 mengangkat tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa." Tema tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh komponen bangsa dalam mempercepat pembangunan dari tingkat desa sebagai fondasi kemajuan daerah.
Melalui program ini, TNI bersama pemerintah daerah akan melaksanakan berbagai kegiatan yang mencakup pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan wawasan kebangsaan. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Pelaksanaan TMMD di Kabupaten Buton juga menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Sinergi yang telah terjalin selama ini diharapkan terus menjadi kekuatan dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Dengan dimulainya TMMD ke-129, masyarakat Kabupaten Buton berharap setiap sasaran program dapat berjalan sesuai rencana, selesai tepat waktu, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan daerah serta semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat.
(Red/Umar)

