Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Suasana penuh khidmat menyelimuti Masjid Agung Darussalam Watansoppeng pada Kamis malam (25/6/2026), saat Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, menghadiri kegiatan dzikir dan doa bersama yang dirangkaikan dengan buka puasa sunnah 10 Muharram.
Kegiatan religius tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan oleh Kepolisian Resor Soppeng.
Acara yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat itu berlangsung dalam suasana kebersamaan.
Momentum 10 Muharram dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memanjatkan doa demi keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Bupati Soppeng duduk bersama Kapolres Aditya Pradana dan ratusan jamaah mengikuti rangkaian ibadah hingga berbuka puasa bersama.
Kebersamaan tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Usai kegiatan, Wabup Selle tampak menyempatkan diri menyapa para jamaah yang hadir, baik kaum pria maupun perempuan. Ia berbincang hangat dengan sejumlah warga yang mengaku senang dapat mengikuti kegiatan keagamaan bersama jajaran pemerintah dan kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, Selle menegaskan bahwa dzikir dan doa bersama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT bagi bangsa dan daerah.
"Dzikir dan doa yang terangkat malam ini menjadi ikhtiar mengetuk pintu langit, memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi bangsa. Semoga setiap langkah pengabdian senantiasa mendapat ridha dan perlindungan Allah SWT," ujarnya.
Menurutnya, semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui pendekatan spiritual yang memperkuat nilai-nilai persatuan, kepedulian, dan kebersamaan.
Kegiatan dzikir dan doa bersama yang dipadukan dengan buka puasa sunnah 10 Muharram ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Selain menjadi wadah meningkatkan keimanan, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan warga.
Rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Soppeng diharapkan tidak hanya menjadi perayaan institusi kepolisian, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif demi mendukung pembangunan daerah.
(Red)



