Ketua LSM Sidik Mahmud Dukung Penataan Pusper, Tapi Beri Catatan Penting untuk Pemkab Soppeng

Ketua LSM Sidik Mahmud Dukung Penataan Pusper, Tapi Beri Catatan Penting untuk Pemkab Soppeng


Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Rencana Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk melakukan penataan ulang kawasan Pusat Pertokoan Soppeng (Pusper) mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Ketua LSM Sidik, Mahmud Cambang, yang menilai langkah tersebut sebagai momentum penting untuk menghidupkan kembali pusat ekonomi masyarakat.

Mahmud menegaskan bahwa keberadaan sejumlah los yang kosong dan tidak dimanfaatkan secara optimal harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Menurutnya, aset yang dibangun menggunakan anggaran publik seharusnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang masih membutuhkan ruang untuk mengembangkan usahanya.

“Fasilitas yang sudah tersedia harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai ada aset yang terbengkalai sementara pelaku usaha kecil masih membutuhkan ruang untuk berkembang,” ujarnya. Senin (8/6/2026). 

Ia menilai penataan ulang kawasan pertokoan tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, pemerintah perlu memastikan sistem pengelolaan los berjalan secara adil, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat.

Menurut Mahmud, salah satu persoalan yang selama ini menjadi perhatian publik adalah adanya los yang dikuasai tetapi tidak digunakan untuk aktivitas perdagangan. Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi menurunnya aktivitas ekonomi di kawasan Pusper.

Karena itu, ia mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Soppeng yang akan melakukan pendataan ulang terhadap seluruh los dan pihak yang memanfaatkannya. Pendataan tersebut dianggap penting untuk memastikan aset daerah benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

“Penataan harus dilakukan secara terbuka dan berkeadilan. Semua masyarakat harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan ruang usaha dan berkembang,” kata Mahmud menegaskan.

Mahmud juga mengingatkan bahwa kebangkitan Pusper akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Semakin ramai kawasan perdagangan, semakin besar pula peluang bagi UMKM, pedagang kecil, pelaku kuliner, hingga sektor jasa untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Sebagai catatan penting, ia berharap rencana penataan yang telah disampaikan pemerintah tidak berhenti pada tahap wacana, melainkan diwujudkan melalui kebijakan konkret yang mampu mengembalikan kejayaan kawasan perdagangan di pusat Kota Watansoppeng.

“Ketika ruang usaha dikelola secara adil dan aktivitas perdagangan kembali hidup, maka manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat secara luas,” pungkasnya.

Langkah penataan ulang Pusper sendiri diharapkan menjadi awal kebangkitan kembali salah satu ikon ekonomi Kabupaten Soppeng yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan masyarakat.

Dengan pengelolaan yang lebih baik, kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi yang ramai, produktif, dan berpihak kepada pelaku usaha lokal.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates