Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Momen penerimaan rapor di SDN 91 Pacongkang, Desa Barang, Kecamatan Liliriaja, Jumat (26/6/2026), berlangsung berbeda dari biasanya. Selain dihadiri para orang tua dan wali murid, Ketua Komite SDN 91 Pacongkang, Asriadi, S.Sos., turut hadir secara langsung untuk memberikan dukungan kepada pihak sekolah sekaligus menyampaikan pesan penting mengenai keterlibatan ayah dalam pendidikan anak.
Kehadiran Ketua Komite menjadi bentuk nyata sinergi antara komite sekolah, kepala sekolah, dewan guru, dan orang tua dalam membangun kualitas pendidikan yang lebih baik.
Momentum pembagian rapor tidak hanya dimaknai sebagai penyerahan hasil belajar siswa selama satu semester, tetapi juga menjadi ajang memperkuat kolaborasi seluruh pihak demi masa depan anak.
Dalam sambutannya, Asriadi mengapresiasi dedikasi kepala sekolah beserta seluruh dewan guru yang telah bekerja keras mendidik dan membimbing para siswa selama proses pembelajaran.
"Atas nama Komite Sekolah, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh guru yang tanpa lelah mendampingi anak-anak dalam belajar. Peran guru sangat besar dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak baik," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Menurutnya, keluarga, terutama ayah dan ibu, memiliki peran yang sangat menentukan dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan semangat belajar anak.
Asriadi secara khusus mengajak para ayah untuk lebih aktif hadir dalam setiap proses pendidikan anak, termasuk saat menerima rapor di sekolah. Menurutnya, kehadiran seorang ayah memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menerima lembar hasil belajar.
"Seorang ayah yang hadir mengambil rapor memberikan pesan kepada anak bahwa dirinya tidak berjalan sendiri. Ada orang tua yang selalu mendukung, memperhatikan, dan bangga atas setiap proses yang dilalui anak, bukan hanya pada hasil akhirnya," katanya.
Ia menambahkan bahwa perhatian dan dukungan orang tua merupakan modal utama bagi anak untuk terus berkembang dan berprestasi.
"Nilai di rapor memang penting. Namun yang jauh lebih penting adalah perhatian, pendampingan, dan kasih sayang orang tua. Kehadiran ayah di sekolah dapat menjadi penyemangat luar biasa bagi anak untuk terus belajar dan meraih cita-citanya," lanjutnya.
Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Soppeng Nomor 400.13/628/DP3AP2KB tentang pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) di seluruh satuan pendidikan.
Program ini mendorong para ayah untuk hadir secara langsung saat pembagian rapor sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak. Kehadiran ayah di sekolah diharapkan mampu mempererat komunikasi antara keluarga dan sekolah sekaligus membangun kedekatan emosional dengan anak.
Menurut Ketua Komite, keberhasilan pendidikan merupakan hasil kerja sama seluruh elemen, mulai dari sekolah, komite, pemerintah, hingga orang tua.
"Jika sekolah, komite, dan orang tua berjalan seiring, maka kita akan melahirkan generasi yang unggul, berprestasi, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan," ungkapnya.
Suasana pembagian rapor berlangsung tertib, hangat, dan penuh rasa kekeluargaan. Para orang tua tampak berdialog langsung dengan wali kelas mengenai perkembangan akademik maupun karakter anak selama satu semester.
Di akhir kegiatan, Asriadi kembali mengajak seluruh orang tua untuk terus menjaga komunikasi dengan pihak sekolah. Ia berharap kemitraan yang telah terjalin dapat semakin kuat sehingga setiap persoalan pendidikan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
"Anak-anak adalah investasi masa depan. Karena itu, mari kita hadir, mendampingi, mendukung, dan memberikan perhatian terbaik kepada mereka. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan orang tua," tutupnya.
Kegiatan penerimaan rapor di SDN 91 Pacongkang pun berakhir dengan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada masa depan generasi penerus bangsa.
(Red)
