Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Soppeng menyampaikan sejumlah catatan strategis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Soppeng yang digelar pada Senin (29/6/2026).
Pandangan umum fraksi tersebut dibacakan oleh Juru Bicara Fraksi Partai NasDem, Muhammad Eka Syafri Agelsyah, SE, sebagai respons atas nota pengantar pemerintah daerah mengenai pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025.
Dalam penyampaiannya, Fraksi NasDem menegaskan bahwa pembahasan pertanggungjawaban APBD bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi momentum penting untuk mengevaluasi efektivitas pembangunan daerah, penggunaan anggaran, serta pencapaian berbagai program yang telah direncanakan pemerintah.
Mengawali pandangan umumnya, Fraksi NasDem mengajak seluruh peserta rapat untuk bersyukur kepada Allah SWT atas kesempatan menghadiri rapat paripurna dalam keadaan sehat. Fraksi juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan rapat yang memberikan kesempatan menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda tersebut.
Menurut Fraksi NasDem, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Melalui LKPJ, kata Fraksi NasDem, DPRD bersama masyarakat dapat melihat sejauh mana kebijakan pemerintah daerah mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengukur keberhasilan pelaksanaan program pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maupun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Karena itu, Fraksi NasDem menilai penyusunan LKPJ harus didukung dengan koordinasi yang lebih kuat antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), peningkatan kualitas data, serta komitmen terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan.
Dalam pandangan umumnya, Fraksi Partai NasDem menyampaikan enam poin penting yang dinilai perlu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam penyelenggaraan pemerintahan ke depan.
Poin pertama berkaitan dengan arah kebijakan pembiayaan daerah. Fraksi NasDem berharap pemerintah lebih memprioritaskan alokasi anggaran pada sektor-sektor produktif yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Selanjutnya, Fraksi NasDem meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai indikator ekonomi daerah. Menurut fraksi tersebut, perlambatan pertumbuhan ekonomi perlu segera direspons melalui langkah-langkah konkret agar target penurunan angka kemiskinan dan pengangguran dapat tercapai secara optimal.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap kebijakan relokasi pelaku UMKM yang selama ini beraktivitas di kawasan Masjid Agung Darussalam Watansoppeng.
Fraksi NasDem menilai proses relokasi harus mengedepankan asas keadilan, transparansi, serta keberpihakan kepada pelaku UMKM lokal yang telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng.
Menurut Fraksi, keberadaan UMKM bukan hanya menjadi penopang ekonomi keluarga, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah sehingga setiap kebijakan yang menyangkut keberlangsungan usaha mereka harus mempertimbangkan aspek pemberdayaan.
Selain sektor ekonomi, Fraksi NasDem turut menyoroti hubungan pemerintah daerah dengan media massa.
Fraksi meminta agar kebijakan pemerintah terhadap perusahaan pers maupun insan jurnalistik dilaksanakan berdasarkan prinsip kesetaraan, objektivitas, keadilan, dan transparansi.
Media dinilai memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.
Fraksi NasDem juga memberikan perhatian terhadap kebijakan mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng.
Dalam pandangannya, setiap mutasi maupun promosi jabatan hendaknya benar-benar mempertimbangkan kompetensi, kapasitas, dan profesionalisme aparatur sipil negara agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
"Pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama sehingga penempatan pejabat harus berdasarkan kompetensi yang dimiliki," menjadi salah satu penekanan dalam pandangan Fraksi NasDem.
Catatan terakhir Fraksi NasDem menyangkut bantuan keuangan kepada partai politik.
Fraksi berharap pemerintah daerah dapat mencairkan bantuan tersebut pada awal triwulan ketiga setiap tahun anggaran.
Menurut Fraksi, jadwal pencairan yang lebih cepat akan mendukung pelaksanaan berbagai agenda pendidikan politik yang umumnya telah berlangsung sejak pertengahan tahun, baik pada tingkat nasional maupun regional.
Meski menyampaikan sejumlah catatan dan masukan, Fraksi Partai NasDem pada akhirnya menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk dilanjutkan ke tahapan pembahasan berikutnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam penutup pandangan fraksinya, NasDem kembali menegaskan komitmen politik partai melalui slogan yang disampaikan di hadapan forum rapat paripurna.
"NasDem berkoalisi untuk kebaikan, dan NasDem berpolitik dengan gagasan, bukan untuk saling melukai."
Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Soppeng, Ade Irawan, saat dikonfirmasi pada Rabu (1/7/2026), membenarkan seluruh isi pandangan umum Fraksi NasDem yang telah disampaikan dalam rapat paripurna DPRD.
Ade menegaskan bahwa enam poin yang disampaikan merupakan bentuk tanggung jawab politik Fraksi NasDem dalam menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah daerah.
Menurutnya, seluruh catatan tersebut bertujuan mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
"NasDem berkoalisi untuk kebaikan, dan NasDem berpolitik dengan gagasan, bukan untuk saling melukai," tegas Ade Irawan.
