Satlantas Polres Soppeng dan Dishub Lakukan Ramp Check Bus Pengangkut CJH Kloter 41


Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Soppeng melaksanakan pemeriksaan kelayakan kendaraan (ramp check) terhadap armada bus yang akan digunakan untuk mengangkut Calon Jamaah Haji (CJH) Kloter 41 Soppeng. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Gasis Watansoppeng pada Selasa pagi. (19/5/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan seluruh armada yang akan mengantar jamaah haji ke titik keberangkatan berada dalam kondisi laik jalan, aman, dan memenuhi standar keselamatan transportasi.

Dalam pemeriksaan tersebut, hadir Kabag Ops Polres Soppeng Kompol Abdurrahman bersama jajaran Satlantas Polres Soppeng, termasuk KBO Lantas Iptu Laode Irwan.

Dari pihak Dinas Perhubungan, Penguji Kendaraan Bermotor (PKB) Marwan, A.Md turut hadir langsung melakukan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan.

KBO Lantas Polres Soppeng, Iptu Laode Irwan, menjelaskan bahwa terdapat 10 unit bus travel yang telah disiapkan untuk mengangkut jamaah haji asal Soppeng pada musim keberangkatan gelombang terakhir ini.

Seluruh armada tersebut diwajibkan menjalani pemeriksaan ketat sebelum dinyatakan layak beroperasi.

Dalam proses ramp check, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh pada berbagai aspek penting kendaraan. Pemeriksaan ini mencakup sistem pengereman, sistem kemudi, kondisi lampu-lampu kendaraan, hingga kelengkapan keselamatan lainnya.

Pada bagian sistem utama, petugas memastikan rem kendaraan berfungsi optimal, baik rem utama maupun rem tangan. Sistem kemudi juga diperiksa untuk memastikan tidak terjadi kelonggaran yang dapat membahayakan pengemudi dan penumpang. Selain itu, seluruh lampu seperti lampu utama, sein, rem, dan lampu hazard turut diuji untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

Tidak hanya itu, aspek kaki-kaki kendaraan juga menjadi perhatian penting. Ban diperiksa ketebalan alurnya untuk menghindari risiko pecah ban di jalan, serta memastikan tekanan angin sesuai standar. Kaca dan spion juga dicek untuk menjamin visibilitas pengemudi tetap optimal selama perjalanan.

Petugas juga memeriksa kelengkapan alat keselamatan di dalam bus. Hal ini meliputi ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), palu pemecah kaca, serta pintu darurat yang berfungsi dengan baik.

Penguji Kendaraan Bermotor dari Dishub Soppeng, Marwan, A.Md, menegaskan bahwa salah satu perangkat penting yang tidak boleh diabaikan adalah palu pemecah kaca. Menurutnya, alat ini memiliki fungsi vital dalam situasi darurat.

Ia mencontohkan beberapa kasus kecelakaan di mana penumpang kesulitan keluar dari kendaraan karena pintu terhalang atau kondisi darurat seperti kebakaran. Dalam situasi seperti itu, palu pemecah kaca dapat digunakan untuk memecahkan kaca jendela sebagai jalur evakuasi.

“Palu kaca ini sangat penting. Dalam keadaan darurat, alat ini hanya digunakan sekali untuk memecahkan kaca sehingga penumpang bisa segera keluar dari kendaraan,” ujarnya.

Marwan menegaskan bahwa seluruh proses pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan keselamatan transportasi, terutama bagi jamaah haji yang akan melakukan perjalanan jauh.

Ia berharap seluruh armada yang digunakan benar-benar dalam kondisi prima agar perjalanan berlangsung aman, lancar, dan tanpa kendala teknis.

Selain aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan, kegiatan ini juga turut dihadiri perwakilan pihak penyedia jasa transportasi.

Kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan seluruh rekomendasi teknis dari hasil ramp check dapat segera ditindaklanjuti.

Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan seluruh bus pengangkut jamaah haji Kloter 41 Soppeng dapat memenuhi standar keselamatan dan memberikan rasa aman bagi para calon jamaah selama perjalanan menuju embarkasi.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates