Hadiri Upacara Komponen Cadangan di Karebosi, Pernyataan Aliyah Mustika Ilham Jadi Sorotan


Makassar, Kabartujuhsatu.news,– Suasana Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu (13/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Ribuan pasang mata tertuju pada pelaksanaan Upacara Penetapan Komponen Cadangan Unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang berlangsung penuh khidmat dan sarat makna kebangsaan.

Namun di tengah jalannya upacara, perhatian publik justru tertuju pada kehadiran Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham. Kehadirannya bersama sejumlah pejabat penting nasional dan daerah dinilai menjadi simbol kuat dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap penguatan pertahanan negara berbasis sumber daya nasional.

Kegiatan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto. Upacara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menggema di kawasan Lapangan Karebosi, dilanjutkan pemeriksaan pasukan dan prosesi penetapan komponen cadangan dari unsur ASN.

Turut hadir pula Andi Sudirman Sulaiman, Andi Rachmatika Dewi, jajaran Forkopimda Sulsel, hingga para kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

Penetapan Komponen Cadangan sendiri merupakan bagian dari strategi nasional dalam memperkuat sistem pertahanan negara dengan melibatkan unsur sipil, termasuk ASN. Pemerintah menilai ASN memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas, kedisiplinan, serta semangat bela negara di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan pernyataan yang langsung menjadi perhatian banyak pihak. Ia menegaskan bahwa keberadaan komponen cadangan bukan hanya formalitas seremonial semata, melainkan bentuk nyata kesiapan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Komponen cadangan bukan hanya bagian dari sistem pertahanan negara, tetapi juga wujud kesiapan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga persatuan serta keutuhan NKRI. ASN harus menjadi teladan dalam kedisiplinan, loyalitas, dan pengabdian kepada bangsa,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah peserta upacara. Banyak pihak menilai pesan yang disampaikan Aliyah relevan dengan kondisi bangsa saat ini, di mana semangat persatuan dan kolaborasi lintas sektor menjadi hal yang sangat penting.

Tidak hanya itu, Aliyah juga berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat demi menciptakan Indonesia yang aman, kuat, dan mampu bersaing di tingkat global.

Kehadiran para pimpinan daerah dalam upacara ini pun dinilai sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung program pertahanan negara sekaligus memperkuat semangat bela negara di lingkungan ASN.

Momen di Karebosi tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga bangsa bukan hanya tugas aparat pertahanan semata, melainkan tanggung jawab seluruh anak bangsa, termasuk aparatur sipil negara yang berada di garis pelayanan publik.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates