Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Sebuah unggahan sederhana di media sosial mendadak menarik perhatian publik. Bukan karena tempat mewah atau sajian mahal, melainkan pesan mendalam yang dinilai menyentuh realita kehidupan banyak orang saat ini.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Soppeng, Ardi Doma, membagikan sebuah pesan yang menyinggung soal gengsi dan gaya hidup. Kalimat yang ditulisnya dianggap memiliki makna yang cukup dalam dan relevan dengan kondisi sosial saat ini.
"Terkadang yang membuat hidup terasa berat bukanlah kebutuhan, melainkan gengsi. Memaksakan diri demi terlihat mampu, padahal hati dan pikiran sedang tidak baik-baik saja."
Tak berhenti di situ, ia juga menambahkan kalimat yang kembali menjadi perhatian warganet.
"Hidup bukan soal siapa yang paling mewah, tapi siapa yang paling tenang, bersyukur, dan banyak bermanfaat bagi sesama."
Unggahan tersebut diposting pada Kamis (14/5/2026) melalui akun media sosial pribadinya. Menariknya, momen itu justru menampilkan suasana yang sederhana. Dalam foto yang dibagikan, Ardi Doma tampak menikmati mie pangsit bersama legislator NasDem, Eka Safri Agelsyah.
Keduanya terlihat santai dan tersenyum menikmati sajian makanan yang tersaji di hadapan mereka. Kesederhanaan momen tersebut justru menjadi perhatian tersendiri bagi warganet.
Tak butuh waktu lama, kolom komentar langsung dipenuhi berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian besar memberikan doa dan apresiasi terhadap pesan yang disampaikan.
"Selamat menikmati teman," tulis Haji Nurfaizal.
"Sehat selalu Pak Dewan, semoga tambah sukses ke depannya," ungkap Fatma Latif.
Sementara Ramli Niang berharap agar perjalanan politik Ardi Doma terus berlanjut.
"Semoga sehat selalu Pak, lanjut lagi dua periode," tulisnya.
Komentar lain juga datang dari Abieq Bie Abie yang menilai pesan tersebut sangat relevan dengan keadaan saat ini.
"Sehat selalu Pak Dewan yang terhormat. Kata-katanya sungguh luar biasa yang memberi arti begitu banyak terhadap apa yang terjadi sekarang," tulisnya.
Ratna Aura Putriyura juga memberikan tanggapan yang bernada serupa.
"Kalimat sederhana namun berjuta makna. Semoga sehat selaluki Etta," ungkapnya.
Namun dari sekian banyak komentar, salah satu yang cukup menyita perhatian datang dari akun bernama Sade Makka. Ia menyoroti hubungan antara gaya hidup dan potensi munculnya praktik korupsi.
"Sangat setuju sekali Pak Dewan Ardi Doma. Kalau sekadar biaya hidup Insya Allah tidak ada oknum pejabat yang korupsi. Tapi kalau sudah bicara gaya hidup, mobil Ferrari Rp12 miliar pun belum cukup sehingga bisa jadi penyebab utama korupsi," tulisnya.
Komentar tersebut kemudian ikut memancing perhatian warganet lainnya.
Menanggapi berbagai respons yang masuk, Ardi Doma memberikan balasan singkat namun penuh makna.
"Aamiin YRA."terimakasih, tulis Ardi.
Unggahan yang awalnya hanya memperlihatkan momen makan sederhana itu kini berubah menjadi ruang diskusi mengenai kehidupan, rasa syukur, gaya hidup, hingga pandangan masyarakat terhadap fenomena sosial yang terjadi saat ini.
(Red)
