Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi pasca bulan suci Ramadhan, jajaran Polres Soppeng melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) menghadiri kegiatan Syawalan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Musyawarah Pimpinan Daerah (MPD) Muhammadiyah Kabupaten Soppeng.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, sekitar pukul 09.00 WITA tersebut digelar di Lapangan Kantor Muhammadiyah Soppeng, Jalan Bila Selatan No. 20, Watansoppeng.
Acara ini dihadiri kurang lebih 100 jamaah Muhammadiyah serta berbagai unsur penting daerah.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kasat Binmas IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si.
Kehadiran jajaran kepolisian ini turut didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Dr. Dahlan Lamabawa, S.Ag., M.Ag., yang membawakan hikmah Syawalan.
Selain itu, tampak pula perwakilan Bupati Soppeng, anggota DPRD, unsur TNI, serta para pimpinan organisasi keagamaan lainnya yang ikut menyemarakkan kegiatan penuh makna tersebut.
Dalam sambutannya, IPTU Andri Hermansyah menyampaikan pesan Kapolres Soppeng yang menekankan pentingnya momentum Syawalan sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah membangun komunikasi yang harmonis antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan Syawalan ini, kami berharap hubungan antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat semakin erat. Sinergi yang terjalin dengan baik tentu akan berdampak positif terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Soppeng,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah yang dinilai konsisten dalam membangun kehidupan sosial keagamaan yang harmonis.
Peran aktif organisasi tersebut dianggap sangat penting dalam menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat yang beragam.
Sementara itu, dalam hikmah Syawalan yang disampaikan, Dr. Dahlan Lamabawa mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum pasca Ramadhan sebagai titik awal peningkatan kualitas keimanan dan kepedulian sosial.
Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan Syawalan dan Musyawarah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Soppeng ini merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya berfungsi sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, diharapkan kegiatan ini mampu memperkuat solidaritas antarwarga serta meneguhkan kembali nilai-nilai spiritual setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan.
Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan hingga berakhir pada pukul 11.45 WITA. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan agenda internal Musyawarah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Soppeng.
(Red)









