Enam Pejabat Luwu Timur Ikuti PKN Tingkat II, Siap Lahirkan Inovasi Pelayanan Publik -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Enam Pejabat Luwu Timur Ikuti PKN Tingkat II, Siap Lahirkan Inovasi Pelayanan Publik

    Kabartujuhsatu
    Senin, 30 Maret 2026, Maret 30, 2026 WIB Last Updated 2026-04-04T08:42:35Z
    masukkan script iklan disini


    Lutim, Kabartujuhsatu.news,– Sebanyak enam pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ambil bagian dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara melalui Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP).


    Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN, Tri Widodo Wahyu Utomo, di Aula Hasanuddin, Kantor Pusjar SKMP LAN, Antang, Kota Makassar, pada Senin (30/3/2026).


    PKN Tingkat II Angkatan IV ini diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan pejabat strategis dari Kabupaten Luwu Timur yang dipercaya untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan birokrasi di daerah.


    Adapun keenam pejabat tersebut masing-masing:


    Muhammad Yusri (Kepala Badan Pendapatan Daerah), Subhang (Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan), Awaluddin Anwar (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Agus Thobrani (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Umar Hasan Dalle (Kepala Dinas Lingkungan Hidup), serta Raoda K (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan).


    Dalam sambutannya, Tri Widodo Wahyu Utomo menegaskan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II merupakan salah satu program strategis dalam mencetak aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki kompetensi kepemimpinan unggul. 


    Ia menekankan pentingnya karakter pemimpin yang visioner, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.


    “Melalui PKN ini, diharapkan para peserta mampu melahirkan inovasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika pemerintahan serta tantangan pembangunan yang semakin kompleks,” ujarnya.


    PKN Tingkat II sendiri merupakan program pengembangan kompetensi bagi pejabat struktural eselon II yang dirancang untuk mencetak pemimpin birokrasi yang transformatif, inovatif, dan berintegritas tinggi.



    Dalam pelaksanaannya, proses pembelajaran menggunakan metode blended learning yang memadukan e-learning, pembelajaran klasikal, serta studi lapangan.


    Tidak hanya itu, setiap peserta juga diwajibkan menyusun proyek perubahan sebagai bentuk implementasi nyata dari ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan berlangsung.


    Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Luwu Timur, Muhammad Yusri, yang mewakili peserta dari daerah tersebut, menyampaikan komitmennya untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan maksimal.


    Ia menilai, kesempatan mengikuti PKN Tingkat II merupakan momentum penting dalam meningkatkan kapasitas diri sebagai pemimpin birokrasi.


    “PKN Tingkat II ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta memperkuat kemampuan dalam merumuskan kebijakan yang inovatif dan berdampak langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.


    Lebih lanjut, Yusri berharap, melalui pelatihan ini akan lahir berbagai inovasi yang mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat akselerasi pembangunan di Kabupaten Luwu Timur.


    Dengan keikutsertaan enam pejabat ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menunjukkan komitmen kuat dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil, guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini