Masamba, Kabartujuhsatu.news,– Suasana Lapangan Taman Siswa Masamba, Kabupaten Luwu Utara, mendadak jadi pusat perhatian, Senin (27/4/2026). Ratusan personel berseragam lengkap memenuhi lokasi upacara dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Namun bukan sekadar upacara biasa. Kehadiran para kepala daerah, termasuk Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, membuat momen ini semakin menarik perhatian publik. Apalagi, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang bertindak sebagai inspektur upacara, disaksikan ratusan peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Sejak pagi, atmosfer sudah terasa berbeda. Barisan Satpol PP dan Damkar tampil dengan formasi rapi, disertai lomba deville yang memukau. Aksi baris-berbaris yang disiplin serta kekompakan antar daerah menjadi sorotan utama. Tidak sedikit peserta yang menyebut penampilan tahun ini sebagai salah satu yang paling meriah dalam beberapa tahun terakhir.
Peringatan tahun ini mengangkat dua tema besar. Untuk Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mengusung tema “Untuk Keselamatan Negeri”, sementara Satpol PP dan Satlinmas mengangkat tema “Trantibum Linmas Tangguh untuk Pembangunan yang Berkelanjutan”.
Tema tersebut dinilai bukan sekadar slogan, tetapi penegasan peran strategis aparatur dalam menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat di tengah pembangunan daerah yang semakin dinamis.
Dalam amanatnya, Gubernur Sulawesi Selatan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Satpol PP yang dinilai konsisten menjaga ketertiban umum serta menegakkan peraturan daerah. Ia juga menyoroti tugas berat yang diemban personel pemadam kebakaran yang kerap berada di garis depan dalam berbagai kondisi darurat.
“Petugas Damkar memiliki tugas yang tidak ringan, dengan semangat pantang pulang sebelum tugas selesai. Begitu pula Satlinmas yang selalu hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat,” tegasnya di hadapan peserta upacara.
Gubernur juga menekankan pentingnya keberanian dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan seluruh aparatur agar tidak ragu dalam menegakkan peraturan daerah selama berada dalam koridor hukum dan instruksi pimpinan. Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan peserta upacara.
Sementara itu, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan tingkat provinsi ini. Menurutnya, momentum ini sangat penting dalam memperkuat sinergitas antar daerah.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan pengabdian untuk seluruh jajaran Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga ketentraman dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap melalui peringatan ini, seluruh jajaran semakin meningkatkan profesionalisme serta memperkuat kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan koordinasi yang solid antar daerah.
Upacara berlangsung khidmat hingga akhir kegiatan. Para peserta kembali ke daerah masing-masing dengan membawa semangat baru.
Peringatan ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya peran Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.
Dengan semangat yang digaungkan dalam peringatan ini, diharapkan seluruh aparatur terus hadir di tengah masyarakat, menjaga ketertiban, memberikan perlindungan, serta memastikan pembangunan daerah berjalan aman dan berkelanjutan.
(Red)







