Blitar, Kabartujuhsatu.news, Aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan aparat TNI bersama warga. Kali ini, Babinsa Desa Kedung Banteng Koramil 0808/17 Bakung Serka Imam Sungep turun langsung memimpin kerja bakti pembersihan sungai di Dusun Kedung Gong, Desa Kedung Banteng, Kecamatan Bakung, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini langsung menyita perhatian warga karena kondisi sungai sebelumnya dipenuhi ranting kayu, bambu, dan berbagai material yang terbawa arus pascabanjir.
Sejak pagi hari, Babinsa bersama masyarakat sudah berkumpul di lokasi. Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sabit, dan bambu pengait, mereka bergotong royong mengangkat material yang menyumbat aliran sungai.
Tumpukan bambu besar dan ranting pohon yang menutup jalur air menjadi fokus utama pembersihan.
Menurut Serka Imam Sungep, kondisi sungai yang dipenuhi material kiriman dari hulu sangat berpotensi menimbulkan banjir susulan apabila tidak segera dibersihkan. Karena itu, ia mengajak warga untuk bersama-sama turun tangan menjaga kebersihan sungai.
“Pembersihan ini penting agar aliran air tetap lancar. Setelah banjir biasanya banyak material tersangkut. Kalau dibiarkan, bisa menyebabkan air meluap ke permukiman,” ujarnya di sela kegiatan.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat membuat warga semakin bersemangat. Tanpa dikomando panjang, mereka langsung bahu-membahu mengangkat batang bambu besar dari tengah sungai. Beberapa warga bahkan turun ke air untuk menarik ranting yang tersangkut di tepian.
Suasana kebersamaan terlihat jelas. Tawa dan semangat gotong royong mewarnai kegiatan tersebut. Warga Dusun Kedung Gong mengaku senang dengan adanya kerja bakti bersama Babinsa, karena selain mempercepat pekerjaan juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Salah satu warga mengatakan bahwa kondisi sungai sebelumnya cukup mengkhawatirkan. Banyaknya sampah alami membuat air sulit mengalir, apalagi saat hujan deras turun. Dengan adanya kerja bakti ini, mereka merasa lebih tenang menghadapi musim penghujan.
Selain membersihkan sungai, Serka Imam juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke aliran air. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan harus dilakukan bersama agar risiko bencana dapat diminimalisir.
Kegiatan kerja bakti ini berlangsung hingga siang hari. Secara bertahap, material yang menyumbat sungai berhasil dipindahkan ke tepi. Aliran air yang sebelumnya tersendat kini kembali lancar.
Dengan adanya aksi gotong royong tersebut, diharapkan kondisi sungai di Dusun Kedung Gong kembali normal dan potensi banjir dapat dicegah. Kegiatan ini juga menjadi bukti kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap bersih, aman, dan nyaman.
Kerja bakti sederhana ini sekaligus mengingatkan bahwa kepedulian bersama adalah kunci utama dalam menghadapi ancaman bencana di wilayah pedesaan.
Kebersamaan Babinsa dan warga menjadi contoh nyata bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat.
(Red)








