Illustrasi
Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Panitia Hari Besar Keagamaan (PHBK) Kabupaten Soppeng resmi menerbitkan surat tugas pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi yang direncanakan berlangsung di Lapangan Gasis Watansoppeng pada Sabtu, 21 Maret 2026, bertepatan dengan 1 Syawal 1447 H.
Penetapan petugas ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan salat Idulfitri berjalan tertib, khidmat, aman, dan lancar.
Surat tugas tersebut memuat susunan lengkap petugas inti hingga unsur pendukung dari berbagai perangkat daerah dan instansi terkait.
Dalam surat itu disebutkan bahwa pelaksanaan salat Idulfitri akan melibatkan tokoh agama, unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga dinas teknis yang mendukung kelancaran acara di lapangan.
Untuk posisi khatib, PHBK menunjuk Musmuliadi, S.Ag., M.Pd.I. Sementara itu, posisi naib khatib dipercayakan kepada H. A. Muh. Akram, S.IP., M.AP.
Adapun yang bertugas sebagai imam adalah Muh. Tang Abu, S.Pd.I., M.Pd.I, sedangkan naib imam dijabat oleh Ahmad Ramadhani, S.Kom.
Selain itu, panitia juga menetapkan petugas penuntun Salat Idulfitri 1447 H/2026 M sekaligus muballigh/muballighah, yakni H. A. Muh. Akram, S.IP., M.AP bersama Sofyan, SE.
Kehadiran petugas ini menjadi bagian penting untuk memastikan jalannya ibadah dapat berlangsung dengan tertib dan sesuai susunan acara yang telah dipersiapkan.
Dalam suasana malam takbiran dan pelaksanaan hari raya, unsur pemandu takbir juga telah ditetapkan.
Mereka adalah Sudirman, SE, Aswar, SE, Muhammad Afzal, Muh. Imran, Misbahuddin, dan Askar Kamaruddin.
Tim ini diharapkan mampu memandu gema takbir dengan baik sehingga menambah kekhidmatan suasana Idulfitri di pusat kegiatan umat Islam di Kabupaten Soppeng tersebut.
Tidak hanya berfokus pada petugas ibadah, surat tugas itu juga mengatur pembagian tanggung jawab teknis dan operasional.
Untuk penanggung jawab kotak amal, tugas tersebut diemban oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Soppeng bersama Badan Pengelola Masjid Agung Darussalam Watansoppeng.
Sementara urusan pengaturan shaf dan penentuan arah kiblat dipercayakan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng.
PHBK juga memberi perhatian pada aspek kesehatan dan kesiapan sarana pendukung. Tanggung jawab protokol kesehatan diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, sedangkan penanggung jawab mimbar dipercayakan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Soppeng.
Hal ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan salat Idulfitri tidak hanya menitikberatkan pada aspek ibadah, tetapi juga pada kesiapan fasilitas penunjang agar jamaah dapat beribadah dengan nyaman.
Dari sisi keamanan dan ketertiban, surat tugas tersebut melibatkan unsur gabungan, yakni Polres Soppeng, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP dan PMK untuk menangani pengamanan, pengaturan lapangan, dan lalu lintas.
Kehadiran unsur gabungan ini dinilai sangat penting mengingat salat Idulfitri di Lapangan Gasis biasanya dihadiri banyak jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Soppeng.
Sementara untuk menjaga kebersihan lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup ditugaskan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pembersihan lapangan dan area sekitar lokasi pelaksanaan salat Idulfitri.
Dukungan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana ibadah yang bersih dan tertata.
Pada aspek infrastruktur, surat tugas juga mengamanahkan Dinas Perhubungan untuk menangani listrik dan penerangan lampu.
Sedangkan untuk penyediaan sound system, tanggung jawab diberikan kepada Bagian Umum dan Protokol bersama Bagian Kesra.
Selain itu, karpet dan perangkat salat juga disiapkan oleh Bagian Umum dan Protokol agar pelaksanaan ibadah di lapangan bisa berlangsung lebih nyaman bagi jamaah.
Untuk kebutuhan dokumentasi dan penyebarluasan informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika ditunjuk untuk melaksanakan peliputan.
Sementara itu, Kantor Camat Lalabata mendapat tugas menyediakan janur sebagai bagian dari kelengkapan teknis kegiatan.
Surat tugas tersebut ditetapkan di Watansoppeng pada 10 Maret 2026 dan ditandatangani oleh Pj. Sekretaris Daerah Andi Surahman selaku Ketua PHBK.
Dengan terbitnya surat tugas ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat menjalankan amanah masing-masing secara optimal demi menyukseskan pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 1447 H di Kabupaten Soppeng.
Pelaksanaan salat Idulfitri di Lapangan Gasis Watansoppeng sendiri selama ini menjadi salah satu momentum penting yang mempertemukan pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.
Karena itu, koordinasi lintas sektor yang tertuang dalam surat tugas ini mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan pelaksanaan ibadah yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah.
Dengan penunjukan petugas secara resmi tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengikuti rangkaian pelaksanaan Hari Raya Idulfitri dengan baik.
Selain menjadi momentum ibadah, perayaan Idulfitri juga diharapkan memperkuat nilai persatuan, silaturahmi, dan kebersamaan masyarakat Soppeng dalam menyambut hari kemenangan.
(Red)






