Lurah Kapasa Raya Dukung Urban Farming, Panen Hidroponik Bersama Kadis DP2 Makassar -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Daftar Blog Saya

    Lurah Kapasa Raya Dukung Urban Farming, Panen Hidroponik Bersama Kadis DP2 Makassar

    Kabartujuhsatu
    Jumat, 27 Maret 2026, Maret 27, 2026 WIB Last Updated 2026-03-27T12:18:54Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Kabartujuhsatu.news, Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan ketahanan pangan berbasis masyarakat melalui pengembangan program urban farming di wilayah perkotaan. Upaya tersebut kembali ditunjukkan melalui kegiatan panen sayuran hidroponik yang melibatkan Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar bersama masyarakat di Kelurahan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, Jumat (27/3/2026).


    Kegiatan panen ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si, yang turut hadir bersama Lurah Kapasa Raya, M. Fitrah Ramadhan, S.IP. Kegiatan berlangsung di Jl. Batudoang RW 003 dan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Azzahrah sebagai pelaksana utama budidaya.


    Dalam kegiatan tersebut, para anggota KWT Azzahrah melakukan panen komoditas sayuran berupa selada dan sawi yang dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik. Metode ini dinilai efektif untuk diterapkan di kawasan perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan, namun tetap mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.


    Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi dan semangat para anggota kelompok tani, khususnya para ibu rumah tangga yang aktif mengelola lorong tani di wilayah tersebut. Ia menilai keberhasilan panen ini merupakan bukti nyata bahwa masyarakat mampu berinovasi dalam memanfaatkan ruang terbatas menjadi lahan produktif.


    “Kegiatan ini menunjukkan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan untuk tetap produktif. Dengan sistem hidroponik, masyarakat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga,” ujarnya.


    Lebih lanjut, Aulia menegaskan bahwa urban farming merupakan salah satu solusi strategis dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di wilayah perkotaan. Selain efisien dalam penggunaan lahan, sistem hidroponik juga dinilai lebih higienis, ramah lingkungan, dan memiliki siklus panen yang lebih cepat dibandingkan metode konvensional.


    Sementara itu, Lurah Kapasa Raya, M. Fitrah Ramadhan, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan nyata pemerintah kelurahan dalam mendorong kemandirian masyarakat di sektor pangan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus membina dan mengembangkan kelompok-kelompok tani di wilayahnya.


    “Kami akan terus memberikan dukungan kepada kelompok tani, khususnya Kelompok Wanita Tani, agar semakin mandiri dan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengelola lahan kosong secara produktif,” ungkapnya.


    Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam kegiatan seperti ini diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi masyarakat untuk terus berinovasi dalam bidang pertanian perkotaan. Selain sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, program urban farming juga membuka peluang ekonomi baru serta memperkuat solidaritas sosial di tingkat komunitas.


    Dengan keberhasilan panen yang telah dicapai, KWT Azzahrah diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu model percontohan dalam pengembangan urban farming di Kota Makassar.


    Program ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Makassar dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini