Makassar, Kabartujuhsatu.news, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar di kawasan permukiman warga. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menindaklanjuti aduan masyarakat melalui aplikasi pengaduan resmi pemerintah kota, Lontara+.
Sebagai bentuk respons terhadap laporan yang masuk dari masyarakat, Dinas PU Kota Makassar melakukan pemasangan paving blok di ruas Jalan Mamoa Raya, yang sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan dan kurang nyaman dilalui warga.
Perbaikan jalan lingkungan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas akses mobilitas masyarakat sehari-hari.
Dengan kondisi jalan yang lebih tertata dan rata, diharapkan aktivitas warga menjadi lebih lancar serta aman, baik bagi pejalan kaki maupun pengguna kendaraan roda dua.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menjelaskan bahwa setiap laporan yang disampaikan masyarakat melalui aplikasi pengaduan akan menjadi perhatian serius pemerintah kota, khususnya bagi organisasi perangkat daerah yang memiliki kewenangan teknis dalam penanganan infrastruktur.
Menurutnya, aduan warga menjadi salah satu dasar penentuan prioritas penanganan di lapangan. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya memastikan setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
“Aduan warga merupakan proyeksi prioritas. Sesuai arahan Bapak Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, setiap aduan yang masuk harus menjadi perhatian utama seluruh dinas teknis di Kota Makassar, termasuk Dinas PU,” ujar Zuhaelsi. Jum'at (6/3/2026).
Ia menambahkan bahwa pemasangan paving blok pada jalan lingkungan seperti di Jalan Mamoa Raya merupakan salah satu solusi yang dinilai efektif untuk meningkatkan kualitas jalan di kawasan permukiman.
Selain memberikan permukaan jalan yang lebih rapi dan stabil, paving blok juga memiliki keunggulan dalam mendukung sistem resapan air.
Struktur paving yang memiliki celah antarblok memungkinkan air hujan meresap langsung ke dalam tanah. Dengan demikian, potensi terjadinya genangan air di lingkungan permukiman dapat diminimalkan, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Tidak hanya itu, penggunaan paving blok juga dinilai lebih fleksibel dalam perawatan. Jika terjadi kerusakan pada sebagian ruas jalan, perbaikan dapat dilakukan dengan mengganti bagian tertentu tanpa harus membongkar seluruh permukaan jalan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Dinas PU Kota Makassar secara rutin melakukan pemantauan kondisi infrastruktur jalan di berbagai wilayah kota, baik berdasarkan laporan masyarakat maupun hasil survei lapangan.
Melalui sistem pengaduan berbasis digital seperti Lontara+, pemerintah kota juga berharap partisipasi masyarakat dalam melaporkan berbagai permasalahan infrastruktur dapat terus meningkat.
Dengan adanya laporan yang cepat dan akurat dari warga, pemerintah dapat melakukan penanganan secara lebih efektif dan terarah.
Partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif.
Pemerintah Kota Makassar pun terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kanal pengaduan resmi yang tersedia agar berbagai persoalan di lingkungan permukiman dapat segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur di Kota Makassar dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari warga.
(Red)



