Bupati Sidrap Bagikan Strategi Turunkan Kemiskinan di Soppeng, Fokus Penguatan Ekonomi Lokal -->
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Daftar Blog Saya

    Bupati Sidrap Bagikan Strategi Turunkan Kemiskinan di Soppeng, Fokus Penguatan Ekonomi Lokal

    Kabartujuhsatu
    Minggu, 08 Maret 2026, Maret 08, 2026 WIB Last Updated 2026-03-09T03:08:47Z
    masukkan script iklan disini


    Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif membagikan pengalaman dan strategi pemerintahannya dalam menurunkan angka kemiskinan saat menghadiri buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Soppeng.


    Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DPD NasDem Soppeng, Jalan Merdeka, Minggu (8/3/2026) tersebut dihadiri sejumlah tokoh politik dan pejabat daerah.


    Di antaranya Anggota DPR RI Teguh Iswara Suardi, Bupati Soppeng H Suwardi Haseng, Wakil Bupati Soppeng Ir Selle KS Dalle, Ketua DPRD Sidrap Syamsul Marlin, Wakil Ketua II DPRD Soppeng Muhammad Taufan, serta sejumlah anggota DPRD dan pengurus partai.


    Selain itu tampak hadir anggota DPRD Fraksi NasDem Soppeng Andi Mahfud, Eka Syafri Agelsyah, dan Bachtiar Mase, serta anggota DPRD Fraksi Golkar H Ismail HC.


    Sejumlah Lurah, Kepala Desa, kader partai, dan masyarakat juga turut meramaikan kegiatan silaturahmi tersebut.


    Ketua DPD NasDem Soppeng Ade Irawan mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini digelar sebagai ajang silaturahmi antara kader partai, pejabat daerah, dan masyarakat.


    Menurutnya, momentum Ramadan menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mempererat komunikasi politik di daerah.


    “Kami berterima kasih kepada seluruh pejabat, kader, dan masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan ini. Semoga silaturahmi ini terus terjaga,” kata Ade Irawan.


    Hal senada disampaikan Anggota DPR RI Teguh Iswara Suardi. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat Soppeng pada Pemilu Legislatif 2024 lalu.


    Teguh menyebut, dukungan masyarakat tersebut menjadi motivasi baginya untuk terus memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat nasional.


    “Buka puasa ini menjadi momentum untuk kembali menyapa masyarakat Soppeng sekaligus mempererat hubungan yang selama ini sudah terjalin dengan baik,” ujarnya.


    Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat Soppeng.


    Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif menekankan pentingnya soliditas kader partai dalam mendukung pembangunan daerah.


    Ia meminta seluruh anggota Fraksi NasDem serta kader partai di Soppeng untuk memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng.


    “Semua kader NasDem harus gas pol mendukung program pemerintah daerah dengan tagline Sukses (Suwardi Haseng – Selle KS Dalle) sepanjang itu bermanfaat bagi masyarakat,,” tegasnya.


    Menurutnya, dukungan politik yang kuat akan mempercepat realisasi berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


    Usai buka puasa dan salat Magrib berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai yang dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat.


    Diskusi tersebut juga diikuti oleh Direktur Nurani Strategic Konsultan Dr Nurmal Idrus, Ketua DPRD Sidrap Syamsul Marlin, Wakil Ketua DPRD Soppeng Muhammad Taufan, serta sejumlah wartawan.


    Dalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari kondisi anggaran daerah, tantangan pembangunan, hingga strategi meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menurunkan angka kemiskinan.


    Dalam paparannya, Syaharuddin Alrif menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah menghadapi tantangan berupa keterbatasan anggaran yang dikelola langsung oleh daerah.


    Sebagian besar program pembangunan kini banyak dikelola oleh pemerintah pusat.


    Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut tetap bisa dimanfaatkan untuk mendorong pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan sektor swasta.


    “Saat ini sudah tidak banyak lagi anggaran yang bisa dikelola kontraktor di daerah. Karena itu kami mendorong pengusaha lokal agar ikut menggerakkan ekonomi,” jelasnya.


    Ia menyebutkan, sektor pertanian dan peternakan menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Sidrap.


    Para pengusaha penggilingan padi serta pelaku usaha peternakan didorong untuk meningkatkan produktivitas guna memperkuat ekonomi daerah.


    Hasilnya, pertumbuhan ekonomi Sidrap mengalami peningkatan signifikan.


    “Pertumbuhan ekonomi kita sebelumnya sekitar 4 persen, sekarang sudah naik di atas 7 persen dan kita optimistis bisa mendekati 8 persen sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.


    Selain itu, Syaharuddin juga mengungkapkan bahwa Sidrap saat ini menjadi salah satu daerah penerima manfaat berbagai program pemerintah pusat.


    Salah satunya adalah program Sekolah Rakyat yang direncanakan akan diresmikan pada Juni mendatang.


    Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.


    “Kami bersyukur banyak program pusat yang masuk ke daerah, sehingga bisa membantu mempercepat pembangunan,” katanya.


    Dalam kesempatan itu, Syaharuddin juga membagikan sejumlah strategi yang diterapkan di Sidrap untuk menurunkan angka kemiskinan.


    Salah satunya adalah merangkul seluruh pelaku usaha penggilingan padi di daerah tersebut.


    Saat ini terdapat sekitar 300 unit penggilingan padi yang menjadi bagian penting dalam rantai ekonomi masyarakat.


    Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan klasterisasi warga miskin ekstrem untuk memudahkan penanganan.


    Pendekatan yang dilakukan tidak lagi hanya sebatas memberikan bantuan sembako.


    Sebaliknya, pemerintah lebih fokus memberikan modal usaha dan peluang kerja agar masyarakat bisa mandiri secara ekonomi.


    “Kami tidak lagi hanya memberi bantuan konsumtif. Sekarang lebih banyak memberi modal kerja agar masyarakat bisa berusaha dan hal itu juga sebagai zakat mal bagi pengusaha,” jelasnya.


    Di akhir diskusi, Syaharuddin juga menyinggung dinamika politik di Kabupaten Sidrap yang dinilainya saat ini semakin kondusif.


    Hal tersebut, menurutnya, berkat komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan berbagai elemen politik.


    Ketua DPRD Sidrap Syamsul Marlin juga membenarkan bahwa komunikasi politik di daerah berjalan dengan baik sehingga mendukung stabilitas pemerintahan.


    “Kondisi politik di Sidrap saat ini cukup kondusif karena komunikasi antar elemen berjalan baik,” ujarnya.


    Melalui pengalaman yang dibagikan tersebut, Syaharuddin berharap strategi pembangunan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain, termasuk Kabupaten Soppeng, dalam menekan angka kemiskinan.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini