Makassar, Kabartujuhsatu.news, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, memberikan perhatian langsung kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Manggala, Makassar. Kunjungan ini berlangsung di Posko Banjir Masjid Al-Muttakim Blok 8, yang sejak beberapa hari terakhir menjadi tempat pengungsian warga akibat hujan deras yang menyebabkan luapan air di beberapa wilayah kota.
Kehadiran Melinda Aksa di posko tidak hanya untuk memberikan bantuan logistik, tetapi juga menekankan pentingnya dukungan emosional, khususnya bagi anak-anak dan keluarga yang harus meninggalkan rumah sementara waktu.
“Tim Penggerak PKK hadir untuk memastikan warga tidak hanya mendapatkan kebutuhan dasar, tetapi juga merasa diperhatikan dan tetap semangat,” ujar Melinda Aksa.
Selama kunjungan, Melinda berinteraksi secara hangat dengan warga, membagikan bingkisan makanan ringan, dan memastikan anak-anak tetap merasa aman melalui permainan sederhana.
Aktivitas ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman dan menjaga ketenangan mental warga, terutama anak-anak, di tengah situasi darurat banjir.
Selain itu, Tim Penggerak PKK Kota Makassar juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah kelurahan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
Bantuan yang disalurkan mencakup makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, dan layanan kesehatan darurat.
Melinda Aksa menekankan bahwa peran keluarga, terutama ibu, sangat penting dalam menjaga ketenangan anak-anak saat menghadapi bencana.
Kehadiran Tim PKK di posko bukan sekadar simbolis, melainkan strategi nyata untuk memberikan ketenangan psikologis bagi warga terdampak.
“Dalam situasi darurat seperti ini, perhatian emosional sama pentingnya dengan bantuan fisik. Anak-anak harus tetap merasa diperhatikan dan tidak kehilangan semangat,” tambahnya.
Kehadiran Melinda Aksa di Posko Banjir Masjid Al-Muttakim menegaskan solidaritas dan kepedulian sosial di tengah bencana.
Warga yang sempat kehilangan rumah sementara kini merasakan dukungan moral yang kuat, sekaligus mendapatkan kebutuhan dasar yang mendesak.
Bencana banjir yang melanda Makassar beberapa hari terakhir mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi antara pemerintah, organisasi sosial, dan masyarakat.
Kunjungan tokoh publik seperti Melinda Aksa menjadi contoh nyata bagaimana dukungan psikososial dapat memperkuat ketahanan warga menghadapi bencana.
(Red)



