Melinda Aksa dan TP PKK Kota Makassar Nobar Film Uang Passolo, Bentuk Dukungan untuk Film Lokal Bugis-Makassar
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    Melinda Aksa dan TP PKK Kota Makassar Nobar Film Uang Passolo, Bentuk Dukungan untuk Film Lokal Bugis-Makassar

    Kabartujuhsatu
    Selasa, 20 Januari 2026, Januari 20, 2026 WIB Last Updated 2026-01-20T12:44:46Z
    masukkan script iklan disini


    Makassar, Kabartujuhsatu.news, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama jajaran pengurus TP PKK Kota Makassar menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Uang Passolo di XXI Mall Ratu Indah, Makassar, Selasa (20/1/2026). 


    Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap perkembangan film lokal Bugis-Makassar yang mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal.


    Selain pengurus TP PKK Kota Makassar, kegiatan tersebut juga diikuti oleh Pokja Bunda PAUD Kota Makassar serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar. 


    Nobar film Uang Passolo ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan apresiasi terhadap karya sineas daerah Sulawesi Selatan.


    Film Uang Passolo merupakan produksi Timur Picture yang berkolaborasi dengan 786 Production. Film ini telah resmi tayang di bioskop sejak 8 Januari 2026 dan disutradarai oleh Andi Burhamzah. 


    Mengusung genre komedi-drama, film ini menggambarkan dinamika kehidupan sosial masyarakat Bugis-Makassar yang dekat dengan realitas sehari-hari.


    Kegiatan nobar semakin istimewa karena turut dihadiri langsung oleh sutradara serta para pemain film Uang Passolo. 


    Kehadiran para pelaku film tersebut menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan di dalam bioskop.


    Selama pemutaran film, Melinda Aksa bersama para peserta tampak menikmati alur cerita yang disajikan. 


    Gelak tawa penonton kerap terdengar, menunjukkan film Uang Passolo berhasil menghadirkan hiburan yang segar sekaligus sarat makna budaya.


    Dalam keterangannya usai kegiatan nobar, Melinda Aksa menyampaikan apresiasinya terhadap film Uang Passolo yang dinilai mampu mengangkat budaya lokal Bugis-Makassar secara ringan dan menghibur.


    Menurutnya, film tersebut tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga mengandung pesan moral dan nilai edukasi budaya yang penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda.


    “Film ini sangat menarik karena mengangkat budaya lokal Bugis-Makassar dengan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan dikemas secara menghibur,” ujar Melinda Aksa.


    Ia juga menilai para pemain mampu menampilkan akting yang natural sehingga pesan sosial dan budaya yang disampaikan dalam film dapat diterima dengan baik oleh penonton.


    “Selain menghibur, film ini juga memberikan pesan moral yang baik dan bisa menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat,” tambahnya.


    Melinda Aksa pun mengajak masyarakat Kota Makassar dan sekitarnya untuk menonton dan mendukung film-film lokal sebagai bentuk apresiasi terhadap karya anak daerah yang mengangkat kearifan lokal.


    Sementara itu, sutradara film Uang Passolo menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Melinda Aksa bersama TP PKK, Pokja Bunda PAUD, dan Dekranasda Kota Makassar.


    Ia berharap dukungan tersebut dapat memotivasi sineas lokal untuk terus berkarya dan menghasilkan lebih banyak film yang mengangkat budaya daerah Sulawesi Selatan.


    “Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Semoga film Uang Passolo dapat diterima masyarakat luas dan menjadi semangat bagi sineas lokal untuk terus berkarya,” ungkapnya.


    Salah seorang penonton, Yuni, yang merupakan pengurus Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, mengaku terhibur dengan cerita yang disajikan dalam film tersebut.


    “Ceritanya sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Banyak makna yang bisa diambil, terutama terkait tradisi uang passolo dalam budaya Bugis-Makassar,” ujarnya.


    Sebagai informasi, film Uang Passolo mengangkat kisah sepasang kekasih yang ingin melangsungkan pernikahan, namun harus menghadapi berbagai persoalan keluarga dan sosial yang berkaitan dengan tradisi uang passolo, salah satu unsur penting dalam budaya Bugis-Makassar.


    Hingga saat ini, film Uang Passolo masih tayang di sejumlah bioskop dan mendapat respons positif dari masyarakat.


    (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini