Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus mendorong penguatan budaya literasi sebagai salah satu fondasi dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas, kritis, dan berdaya saing.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam kepemimpinan Andi Herill Dolly, SE melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun Anggaran 2026 yang diikuti sebanyak 150 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Lalabata, Kamis (5/11/2026), dengan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik.
Mengusung tema “Literasi untuk Kecerdasan dan Kesejahteraan Masyarakat”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kemampuan mengakses, memahami, mengolah, serta memanfaatkan informasi secara tepat dan bertanggung jawab.
Peserta berasal dari berbagai kalangan, di antaranya Bunda Literasi dari delapan kecamatan, pengelola perpustakaan sekolah, Desa, kelurahan dan kecamatan, pengelola perpustakaan khusus Lapas, pegiat literasi hingga insan pers.
Bunda Literasi Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, turut hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Sementara Staf Ahli Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia Pemkab Soppeng, Abdullah, S.E., M.M., hadir mewakili Sekretaris Daerah sekaligus membacakan sambutan Sekda.
Dalam sambutan Sekda yang dibacakan Abdullah, ditegaskan bahwa kemampuan literasi informasi semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.
Masyarakat saat ini tidak cukup hanya memiliki kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga dituntut mampu memilah, menganalisis, serta memastikan kebenaran informasi sebelum menerima maupun menyebarkannya.
Penguatan literasi informasi diharapkan mampu membentuk masyarakat yang berpikir kritis, memiliki wawasan luas, serta lebih bijak dalam mengambil keputusan berdasarkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk memperdalam wawasan peserta, panitia menghadirkan Dr. Andi Bunga Tongeng, S.T., M.T., dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar sekaligus Founder Komunitas Literasi Gowa Menyala sebagai narasumber utama.
Materi juga disampaikan oleh Dr. H. Nur Alim, S.Pd., M.Pd., Syamsuddin, S.E., M.Si., serta Achmad Saifuddin Fahri, S.P., M.Agb.
Keterlibatan para narasumber tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta dalam mengembangkan gerakan literasi di berbagai sektor, mulai dari lingkungan pendidikan, pemerintahan hingga komunitas masyarakat.
Kehadiran Hj. Suarni Suwardi juga mencerminkan pentingnya peran Bunda Literasi dalam mendorong tumbuhnya budaya membaca dan kecakapan informasi yang dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian berkembang melalui sekolah, perpustakaan dan komunitas.
Pemkab Soppeng berharap 150 peserta yang mengikuti Bimtek ini tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak literasi di lingkungan masing-masing.
Dengan demikian, penguatan literasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Soppeng optimistis budaya literasi dapat menjadi salah satu kekuatan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang cerdas, adaptif, dan memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman.
(Red)
