Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Soppeng. Salah satu putra terbaik daerah, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Soppeng, Drs. H. A. Pawelloi Datu Mappanjanci, M.Si., dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Oktober 2026, sekitar pukul 04.00 WITA di RSUD Latemmamala Soppeng.
Almarhum yang akrab disapa Datu Wello tersebut kini disemayamkan di rumah duka, kawasan Mangkawani, Kelurahan Bila, Kabupaten Soppeng. Rencananya, jenazah akan dikebumikan setelah salat Ashar di perkuburan keluarga Jeraa Caddie Kelurahan Botto Kecamatan Lalabata.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat Soppeng, mengingat kiprahnya selama bertahun-tahun dalam pemerintahan daerah dan kehidupan sosial kemasyarakatan.
Semasa hidupnya, Datu Wello dikenal sebagai sosok yang pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng. Pengabdiannya di bidang birokrasi dimulai dari sejumlah jabatan kewilayahan hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah.
Adapun riwayat jabatan yang pernah diembannya antara lain Camat Marioriawa, Camat Lalabata, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Kepala Badan Pengawasan Daerah (Bawasda), hingga Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng.
Selain berkiprah di pemerintahan, Datu Wello juga dikenal sebagai tokoh adat di Bumi Latemmamala. Ia merupakan putra dari tokoh adat sekaligus politisi senior Soppeng, H. Andi Mappajanci, B.A.
Namanya juga pernah mencuat dalam dinamika politik lokal ketika pada 2009 ia mendaftarkan diri dalam bursa pemilihan kepala daerah Kabupaten Soppeng. Pernah menjabat Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar Soppeng.
Kabar wafatnya almarhum turut mengundang rasa kehilangan dari berbagai kalangan, termasuk jajaran pemerintahan dan masyarakat yang mengenal sosoknya.
Sekretaris Camat (Sekcam) Lalabata, H. Munadir Nurdin, S.Sos., menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum. Ia berharap segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidup mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
Ia juga mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.
Kepergian Datu Wello menjadi pengingat atas pengabdian seorang birokrat yang pernah mengambil bagian penting dalam perjalanan pemerintahan Kabupaten Soppeng.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
(Red)
