Jakarta, Kabartujuhsatu.news, Transformasi digital dan perkembangan teknologi semakin menjadi bagian penting dalam menentukan arah bisnis masa depan. Melihat peluang tersebut, Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) menggelar Investor Gallery dengan mengangkat tema “Transformasi Digitalisasi dan Teknologi Sebagai Bisnis Masa Depan”.
Kegiatan yang mempertemukan investor dan pengusaha muda lintas sektor itu berlangsung di Kantor BPP KAPMI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).
Forum tersebut menghadirkan tiga pengusaha muda sebagai narasumber, yakni President Director MDI Group Muliansyah Abdurrahman, CEO PT Cahya Sinar Semesta Alya Cahya, serta Direktur Utama Raja Promosi Muh. Rojak.
Ketua Panitia yang juga Direktur Eksekutif BPP KAPMI, Rusli, mengatakan pemilihan tema digitalisasi bukan tanpa alasan. Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah cara pelaku usaha membangun produk, menjangkau konsumen hingga menciptakan sumber pendapatan baru.
“Siapa yang tidak bertransformasi digital, akan tertinggal. Ini saatnya pengusaha muda naik kelas dengan teknologi,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Muliansyah Abdurrahman memaparkan bagaimana teknologi dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan sekaligus membuka ruang investasi baru. Pengalaman MDI Group dalam pengembangan bisnis berbasis teknologi menjadi salah satu perspektif yang dibagikan kepada peserta.
Sementara Alya Cahya membagikan pengalaman dalam membangun bisnis melalui penguatan branding dan digital marketing. Kehadirannya turut memberikan perspektif mengenai peran perempuan muda dalam mengembangkan usaha di tengah percepatan ekonomi digital.
Adapun Muh. Rojak membawa perspektif berbeda melalui pengalaman di bidang promosi dan pemasaran digital. Strategi membangun komunikasi brand dan memperluas jangkauan pasar menjadi bagian dari pembahasan dalam forum tersebut.
BPP KAPMI tidak ingin Investor Gallery berhenti sebatas forum bertukar gagasan. Agenda tersebut diharapkan menjadi pintu masuk lahirnya kerja sama konkret antara pengusaha muda dan investor.
“Bukan hanya diskusi, tapi kami ingin ada deal, ada kolaborasi, ada investasi yang tumbuh dari forum ini,” tegas Rusli.
Kegiatan tersebut digelar secara terbatas bagi anggota dan jejaring bisnis KAPMI. Puluhan pengusaha muda ditargetkan hadir untuk memperluas koneksi sekaligus membangun ekosistem bisnis yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Bagi KAPMI, transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan untuk mengikuti tren, melainkan bagian dari strategi pengusaha muda dalam membaca perubahan pasar dan menciptakan peluang bisnis baru.
(Megy)
