Konawe, Sultra, Kabartujuhsatu.news, Komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan dan ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara kembali ditunjukkan. Danrem 143/HO Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han., mendampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dalam kunjungan kerja di sejumlah wilayah Sultra.
Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan tanam perdana program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Meraka, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, serta peresmian Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Banggina, Kabupaten Konawe Utara, dengan Desa Porara, Kabupaten Konawe.
Kapenrem 143/HO Kapten Inf Rahman Hina, S.Pd., dalam rilisnya yang disampaikan di Kendari, Selasa (14/9/2026), menyebut agenda tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI AD terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur.
Dalam kegiatan tanam perdana di Desa Meraka, jajaran TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat terlibat langsung dalam mendorong optimalisasi lahan pertanian.
Program cetak sawah tersebut diharapkan mampu membuka lahan produktif baru, meningkatkan produksi pertanian, sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tak hanya sektor pertanian, kunjungan kerja Pangdam XIV/Hasanuddin juga menyentuh aspek konektivitas antarwilayah.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Konawe Utara dan Konawe diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mendorong aktivitas ekonomi antarwilayah.
Danrem 143/HO Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto menegaskan, keterlibatan TNI dalam agenda tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan peran TNI di tengah masyarakat.
“TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan, ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur penghubung dan optimalisasi lahan pertanian memiliki nilai strategis. Keduanya dinilai bukan hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Rangkaian kunjungan kerja tersebut sekaligus mempertegas komitmen TNI AD dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung pembangunan daerah.
Dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat, penguatan sektor pertanian serta konektivitas wilayah diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tenggara.
(Red)


