Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Camat Liliriaja Andi Lukman Saransi memanfaatkan momentum peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat gotong royong, menjaga kekompakan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai persoalan yang berpotensi terjadi di lingkungan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Andi Lukman saat menghadiri peringatan Maulid Nabi yang digelar TP PKK Kecamatan Liliriaja. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, Kapolsek dan Danramil Liliriaja, pengurus TP PKK Kabupaten, jajaran TP PKK Kecamatan, para kepala desa/lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh pendidikan, BKMT, majelis taklim dan sejumlah unsur masyarakat lainnya.
Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Mewujudkan TP PKK sebagai Pelopor Utama Kesejahteraan Keluarga yang Mandiri, Cerdas, Berakhlak dalam Suasana Rukun dan Damai serta Penuh Kegotongroyongan,” kegiatan tersebut dinilai Andi Lukman sejalan dengan semangat membangun kebersamaan di Kecamatan Liliriaja.
Menurutnya, semangat gotong royong harus terus dipelihara karena menjadi salah satu kekuatan dalam menjalankan berbagai kegiatan yang menyentuh kepentingan masyarakat.
“Dengan semangat kegotongroyongan yang kita miliki, insya Allah kita bisa mewujudkan kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Liliriaja,” ujar Andi Lukman.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan internal TP PKK. Menurutnya, keberhasilan satu kelompok kerja akan berpengaruh terhadap keberhasilan organisasi secara keseluruhan.
“Jika satu Pokja sakit, maka sakitlah TP PKK. Sebaliknya, jika satu TP PKK sukses, maka sukseslah TP PKK,” tegasnya.
Di hadapan peserta Maulid, Andi Lukman juga menyampaikan pesan khusus terkait meningkatnya potensi kebakaran di tengah kondisi kemarau panjang dan cuaca panas.
Ia meminta masyarakat tidak menganggap remeh sumber api di dalam maupun sekitar rumah.
Warga diminta memastikan tidak ada api yang masih menyala sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat. Pemeriksaan terhadap selang dan regulator kompor gas juga perlu dilakukan secara berkala.
Selain itu, peralatan elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dicabut dari sambungan listrik. Kabel maupun sambungan listrik yang longgar juga diminta segera diperbaiki.
Andi Lukman berharap kader TP PKK dapat menjadi penyambung pesan tersebut kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Liliriaja turut mengajak TP PKK membantu pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Ia mengingatkan masyarakat agar membayar PBB sebelum jatuh tempo sehingga terhindar dari sanksi.
Andi Lukman juga menyampaikan bahwa mekanisme pembayaran PBB tahun ini mengalami perubahan. Masyarakat tidak lagi hanya mengandalkan pembantu kolektor, tetapi dapat melakukan pembayaran melalui kantor desa atau kelurahan, mobile banking, kantor pos, Alfamidi maupun kanal pembayaran lainnya yang tersedia.
Menurutnya, perubahan mekanisme pembayaran tersebut perlu diketahui secara luas oleh masyarakat. Karena itu, kader TP PKK diharapkan ikut membantu menyebarluaskan informasi tersebut.
Bagi Andi Lukman, peringatan Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus mampu melahirkan pesan dan gerakan yang kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kerukunan, memperkuat gotong royong, mencegah kebakaran hingga meningkatkan kesadaran menjalankan kewajiban sebagai warga.
(Red)
