Lutim, Kabartujuhsatu.news, Kemampuan berbicara di depan umum perlu dibangun sejak usia sekolah dasar. Selain meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan public speaking juga menjadi bekal penting bagi anak dalam menyampaikan gagasan secara efektif.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad, saat membuka kegiatan Bina Talent Vocal SD IT Insan Rabbani bertajuk “Speak Up, Stand Out” di Media Center Dinas Kominfo-SP Lutim, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 36 siswa perwakilan kelas 2 hingga kelas 6. Para peserta mendapat ruang untuk mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, mengolah vokal, sekaligus melatih keberanian dalam menyampaikan gagasan.
Bina Talent Vocal merupakan program rutin Bidang Kesiswaan SD IT Insan Rabbani yang dilaksanakan setiap tahun melalui kerja sama dengan Media Insan Rabbani.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kelanjutan atau Part 2 dari Pelatihan Jurnalistik yang digelar pada 2025. Dengan demikian, para siswa tidak hanya dibekali kemampuan mengolah informasi, tetapi juga dilatih menyampaikan informasi tersebut secara efektif di hadapan publik.
Andi Tabacina Akhmad mengapresiasi inisiatif sekolah yang memberikan pembinaan komunikasi kepada siswa sejak dini.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dari kecil anak-anak sudah dibekali dengan keterampilan public speaking. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah lain,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SD IT Insan Rabbani, Andi Kastiar Latif, mengatakan pembinaan tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik.
Menurutnya, siswa perlu diberikan ruang belajar yang dapat mendorong keberanian berbicara, kemampuan menyampaikan gagasan, serta membangun rasa percaya diri.
Pelatihan menghadirkan Staf Bidang IKP-Humas Kominfo-SP Lutim, Enhana Tarbiatunnisa, sebagai narasumber.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali teknik dasar public speaking, mulai dari pengolahan vokal, artikulasi, intonasi hingga praktik tampil dan berbicara langsung di hadapan audiens.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin percaya diri, mampu berkomunikasi dengan baik, serta memiliki keberanian untuk tampil dan menyampaikan gagasan di ruang publik sejak usia dini.
(Red)
