Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan pentingnya soliditas dan kebersamaan kader untuk memperkuat mesin politik Golkar menghadapi agenda politik mendatang.
Pesan itu disampaikan IAS saat bertemu jajaran pengurus dan kader Golkar Kabupaten Soppeng dalam agenda konsolidasi di Sekretariat DPD II Golkar Soppeng, Jumat (21/8/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, Ketua DPD II Golkar Soppeng Andi Kaswadi Razak, fungsionaris Golkar Sulsel, jajaran Fraksi Golkar DPRD Sulsel dan DPRD Soppeng, hingga struktur partai di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.
IAS menyebut Soppeng memiliki modal politik yang kuat. Selain struktur partai yang solid, Golkar juga memiliki kader yang memimpin pemerintahan daerah serta 11 anggota Fraksi Golkar di DPRD Soppeng.
“Prestasi ini harus kita manfaatkan untuk menambah perolehan kursi DPR RI, DPRD Provinsi, serta DPRD Kabupaten/Kota,” kata IAS.
Menurutnya, kekuatan politik tidak cukup hanya diukur dari perolehan kursi. Kader Golkar harus mampu memastikan keberadaan mereka benar-benar dirasakan masyarakat melalui kerja-kerja nyata dan pengawalan terhadap kepentingan publik.
IAS juga mengingatkan kader untuk membaca perubahan karakter masyarakat, terutama kelompok anak muda. Generasi Z dan milenial, kata dia, membutuhkan pendekatan politik yang lebih relevan dengan kebutuhan mereka.
Karena itu, Golkar Sulsel akan mendorong program yang mampu mendekatkan partai dengan generasi muda sekaligus memperkuat kaderisasi.
Di internal partai, IAS menekankan konsolidasi harus dibangun di atas semangat rekonsiliasi.
“Silaturahmi hari ini bukan pertemuan biasa. Kita mulai dari sekretariat, melakukan rekonsiliasi untuk membangun kebersamaan. Semua harus kembali bersatu,” ujarnya.
Ketua DPD II Golkar Soppeng Andi Kaswadi Razak menyambut positif kehadiran IAS. Menurutnya, kepemimpinan baru di DPD I Golkar Sulsel membawa energi baru bagi kader di daerah.
Kaswadi menegaskan kader Golkar Soppeng siap memperkuat barisan dan menjalankan konsolidasi hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Kami tidak akan membiarkan Pak IAS berjuang sendiri,” tegas Kaswadi.
Konsolidasi di Soppeng menjadi bagian dari agenda penguatan organisasi Golkar Sulsel. IAS sebelumnya juga telah menjalankan roadshow tahap pertama ke sejumlah daerah dan kini melanjutkannya melalui roadshow tahap kedua.
Rangkaian konsolidasi di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sendiri dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai September hingga Desember 2026.
Selain memperkuat struktur dan kaderisasi, IAS memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan peran perempuan di tubuh partai. Penggalangan kader perempuan, pemberdayaan, serta perjuangan terhadap kepentingan perempuan menjadi bagian dari agenda konsolidasi Golkar Sulsel.
Agenda di Soppeng kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama kader yang dipandu fungsionaris Golkar pusat, Supriansa. Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng turut memberikan tanggapan terhadap sejumlah isu yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk persoalan kepemilikan lahan dan status eks-HGU.
Bagi IAS, konsolidasi tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan kembali kekuatan Golkar di daerah sekaligus menyiapkan mesin partai menghadapi pertarungan politik berikutnya.
Targetnya jelas, untuk mempertahankan basis kekuatan Golkar di Soppeng sekaligus meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.
(Red)


