Bone, Kabartujuhsatu.news,– Hari kedua Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Sulawesi Selatan 2026 berlangsung semarak di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sabtu (11/7/2026). Selain mendapat perhatian dari Wakil Bupati Bone, ajang ini juga diikuti dua bersaudara muda yang mewakili Kabupaten Soppeng.
Kedua atlet tersebut adalah Ahdan Fansuri Agussalim (12 tahun) dan adiknya Ayzar Fahreza Agussalim (8 tahun). Keduanya tampil penuh konsentrasi saat mengikuti pertandingan menghadapi lawan dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Turut hadir mendampingi kontingen Soppeng, Pembina Percasi Soppeng, Andi Ukkas Page. Ia berharap kedua atlet muda tersebut dapat menampilkan permainan terbaik, menambah pengalaman bertanding, serta mengharumkan nama Kabupaten Soppeng di tingkat provinsi.
Di lokasi yang sama, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., meninjau langsung jalannya hari kedua Kejurprov Catur Sulsel 2026. Dalam kesempatan itu, ia juga menyempatkan diri mengikuti pertandingan eksebisi melawan Sekretaris Pengurus Provinsi Percasi Sulawesi Selatan, Drs. Junaid, M.Pd, yang disaksikan para peserta dan pengurus Percasi.
Kehadiran Wakil Bupati Bone menjadi penyemangat bagi para pecatur yang sedang bertanding. Ia juga meninjau langsung jalannya pertandingan yang diikuti atlet-atlet catur dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Kejurprov Catur Sulsel 2026 diikuti sebanyak 126 peserta dari kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. Para peserta bertanding pada kategori umum, veteran, putri, serta kelompok umur 19 tahun putra dan putri.
Ajang ini merupakan program kerja Pengurus Provinsi Percasi Sulawesi Selatan sekaligus menjadi ajang seleksi atlet yang akan mewakili Sulawesi Selatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur di Banten.
Sebelumnya, Kejurprov resmi dibuka pada Jumat (10/7/2026) oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone, H. Andi Akbar, mewakili Bupati Bone. Pembukaan turut dihadiri Ketua Percasi Bone Syam Nur dan Ketua Panitia Dr. Syahrir.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan mempertandingkan sejumlah nomor yang menjadi tolok ukur kekuatan pecatur Sulawesi Selatan menuju Kejuaraan Nasional.
(Red)


