Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Semangat kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kalangan mahasiswa kembali terlihat dalam kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Soppeng Masa Khidmat 2026–2027 yang berlangsung di Aula Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Jalan Salotungo, Kecamatan Lalabata, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri berbagai unsur penting di Kabupaten Soppeng, mulai dari perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran organisasi kemahasiswaan, tokoh masyarakat, hingga sejumlah tamu undangan dari berbagai elemen.
Kehadiran berbagai pihak dalam agenda tersebut menjadi bukti bahwa peran mahasiswa masih mendapat perhatian besar sebagai salah satu kekuatan sosial yang memiliki kontribusi penting dalam pembangunan daerah dan penguatan kehidupan demokrasi.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., yang diwakili Kasat Intelkam Polres Soppeng AKP Ahmad, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polres Soppeng terhadap organisasi kemahasiswaan yang aktif, progresif, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Soppeng menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan dan rapat kerja PMII Kabupaten Soppeng. Menurutnya, PMII merupakan salah satu organisasi kemahasiswaan yang selama ini telah berperan dalam melahirkan kader-kader muda yang kritis, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa merupakan bagian dari elemen strategis bangsa yang memiliki posisi penting sebagai agen perubahan. Karena itu, organisasi kemahasiswaan tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan kapasitas intelektual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Polres Soppeng mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PMII Kabupaten Soppeng yang telah dilantik. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, dan mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif,” ujar Kapolres melalui perwakilannya.
Menurutnya, menjaga stabilitas keamanan daerah bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Dengan kapasitas intelektual yang dimiliki, mahasiswa dinilai dapat menjadi mitra strategis dalam membangun kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan harmoni sosial.
Lebih lanjut, mahasiswa juga diharapkan mampu mengambil peran dalam berbagai kegiatan edukasi, pengabdian sosial, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan literasi kebangsaan yang dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat di Kabupaten Soppeng.
Selain agenda pelantikan pengurus baru, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang menjadi forum strategis dalam menyusun arah kebijakan organisasi selama satu periode kepengurusan ke depan.
Melalui forum tersebut, berbagai program kerja dibahas dan dirumuskan sebagai pedoman organisasi dalam menjalankan roda kepengurusan sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Salah satu momen penting dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pengurus Cabang PMII Kabupaten Soppeng dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Soppeng.
Kerja sama tersebut menjadi langkah konkret dalam meningkatkan pendidikan politik di kalangan generasi muda sekaligus memperkuat pengawasan partisipatif terhadap setiap tahapan demokrasi yang berlangsung di daerah.
Kapolres Soppeng menilai sinergi yang dibangun antara PMII dan Bawaslu merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam pendidikan politik menjadi bagian penting dalam menciptakan budaya demokrasi yang sehat, partisipatif, dan bertanggung jawab.
“Sinergi antara organisasi kemahasiswaan, pemerintah daerah, dan lembaga penyelenggara pemilu merupakan langkah yang sangat positif. Ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran demokrasi dan mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah,” katanya.
Ia berharap PMII Kabupaten Soppeng dapat terus hadir sebagai organisasi yang mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru dan tersusunnya program kerja organisasi melalui Rakercab, PMII Kabupaten Soppeng diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, demokratis, dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan aparat keamanan di Kabupaten Soppeng terus terjalin dengan baik demi mendukung kemajuan daerah serta terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan kondusif.
(Red)


