Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Nama Nur Alam Abra tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat setempat. Sosok aktivis yang dikenal aktif memperjuangkan berbagai aspirasi warga tersebut kini mulai digadang-gadang untuk masuk dalam bursa calon Kepala Desa Kessing Kecamatan Donri-Donri pada pemilihan mendatang.
Dorongan pencalonan Nur Alam Abra tidak datang dari partai politik atau kelompok formal, melainkan dari arus bawah masyarakat. Warga menilai dirinya sebagai figur yang selama ini konsisten hadir dalam berbagai persoalan Desa, mulai dari pengurusan administrasi, pendampingan warga dalam layanan publik, hingga advokasi kesejahteraan sosial.
Sejumlah tokoh masyarakat menyebut, kehadiran Nur Alam selama ini sering menjadi jembatan antara warga dan pihak pemerintahan desa. Hal inilah yang kemudian memunculkan harapan agar ia bersedia melangkah lebih jauh dalam struktur kepemimpinan desa.
Banyak warga menilai Nur Alam Abra yang juga Ketua LSM Pelita Keadilan itu memiliki karakter yang dekat dengan masyarakat dan tidak berjarak. Ia kerap terlihat dalam kegiatan sosial, diskusi warga, hingga penyelesaian persoalan administratif yang dihadapi masyarakat kecil.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa sosok Nur Alam Abra dianggap mampu memahami kebutuhan riil masyarakat Desa.
“Beliau itu kalau ada masalah warga, selalu turun langsung. Jadi wajar kalau banyak yang berharap beliau maju,” ujarnya. Minggu (21/6/2026).
Selain itu, integritas dan keberanian dalam menyuarakan aspirasi warga menjadi salah satu alasan utama meningkatnya dukungan.
Hingga saat ini, Nur Alam Abra yang akrab disapa Lalang belum memberikan pernyataan resmi terkait kesiapannya untuk maju dalam pemilihan Kepala Desa. Sikapnya yang masih berhati-hati ini membuat masyarakat hanya bisa menunggu kepastian lebih lanjut.
Beberapa pihak menduga bahwa Nur Alam masih melakukan pertimbangan matang, mengingat tanggung jawab seorang Kepala Desa bukanlah hal yang ringan. Selain harus mengelola pemerintahan desa, kepala desa juga dituntut mampu menjaga stabilitas sosial dan pembangunan wilayah.
Meski belum ada deklarasi resmi, antusiasme warga terus meningkat. Di berbagai pertemuan informal, nama Nur Alam kerap disebut sebagai salah satu kandidat potensial yang diharapkan mampu membawa perubahan.
Bahkan, sejumlah pemuda Desa mulai secara sukarela menyuarakan dukungan melalui diskusi komunitas dan kegiatan sosial. Mereka menilai figur muda dan aktivis seperti Nur Alam dibutuhkan untuk menghadirkan inovasi dalam tata kelola Desa.
Harapan besar masyarakat tertuju pada sosok pemimpin yang mampu membawa Desa ke arah yang lebih maju, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga. Dalam konteks ini, Nur Alam dianggap sebagai salah satu figur yang memenuhi ekspektasi tersebut.
Namun demikian, warga juga menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan yang bersangkutan. Apakah Nur Alam Abra akan benar-benar maju atau tidak, masih menjadi tanda tanya yang terus dinanti.
Situasi ini menunjukkan bahwa partisipasi politik di tingkat desa semakin dinamis. Figur-figur berbasis aktivisme sosial seperti Nur Alam Abra kini semakin mendapat tempat di hati masyarakat.
Kini, semua mata tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah Nur Alam Abra akan benar-benar melangkah ke panggung politik Desa sebagai calon Kepala Desa Kessing?
(Bersambung…)
