Dr. Nurmal Idrus Ungkap Dampak Nyata Pertumbuhan Ekonomi Soppeng pada Sektor Hotel, Okupansi Tembus Diatas 50 Persen

Dr. Nurmal Idrus Ungkap Dampak Nyata Pertumbuhan Ekonomi Soppeng pada Sektor Hotel, Okupansi Tembus Diatas 50 Persen


Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng yang mencapai 9,39 persen menjadi kabar menggembirakan bagi berbagai sektor usaha di daerah tersebut. Angka pertumbuhan yang tergolong tinggi itu tidak hanya tercatat dalam laporan statistik, tetapi juga mulai dirasakan langsung oleh pelaku usaha, termasuk sektor perhotelan yang mengalami peningkatan jumlah kunjungan dalam beberapa bulan terakhir.

Salah satu indikator yang menunjukkan dampak positif pertumbuhan ekonomi tersebut terlihat dari meningkatnya tingkat okupansi hotel di Kabupaten Soppeng.

Pengelola Hotel D'Kayangan Resort Dr. Nurmal Idrus, SE., MM., mengungkapkan bahwa jumlah tamu yang menginap di hotel yang dikelolanya terus menunjukkan tren positif sejak memasuki bulan Ramadan hingga saat ini.

Menurutnya, tingkat hunian hotel selalu berada di atas 50 persen setiap bulan. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi di Kabupaten Soppeng semakin meningkat.

"Data yang kami miliki menunjukkan bahwa dampak pertumbuhan ekonomi mulai terasa pada jumlah kunjungan ke penginapan. Sejak bulan puasa lalu, tingkat okupansi hotel selalu lebih dari 50 persen setiap bulan," ujar Dr. Nurmal Idrus, Rabu (10/9/2026).

Direktur Nurani Strategic itu menilai, peningkatan jumlah tamu yang menginap tidak hanya berasal dari kalangan wisatawan, tetapi juga dari pelaku usaha, peserta kegiatan pemerintahan, akademisi, hingga masyarakat yang datang untuk berbagai keperluan di Kabupaten Soppeng.

Ia menjelaskan bahwa sektor perhotelan merupakan salah satu sektor yang cukup sensitif terhadap perkembangan ekonomi daerah. Ketika aktivitas ekonomi tumbuh, maka kebutuhan akan akomodasi, tempat pertemuan, dan layanan pendukung lainnya juga ikut meningkat.

"Hotel menjadi salah satu sektor yang dapat menggambarkan pergerakan ekonomi suatu daerah. Ketika tingkat hunian meningkat secara konsisten, itu menunjukkan adanya mobilitas masyarakat yang tinggi dan aktivitas ekonomi yang semakin bergairah," katanya.

Selain pertumbuhan ekonomi yang mencapai 9,39 persen, Kabupaten Soppeng juga mencatat Gini Ratio sebesar 0,331. Angka tersebut menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan yang masih berada dalam kategori relatif rendah hingga sedang. Kondisi ini mengindikasikan bahwa hasil pembangunan dan pertumbuhan ekonomi mulai dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat.

Dr. Nurmal Idrus menilai capaian tersebut menjadi modal penting bagi Kabupaten Soppeng untuk terus meningkatkan daya saing daerah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan memberikan efek berantai terhadap berbagai sektor usaha, mulai dari perdagangan, transportasi, kuliner, hingga jasa perhotelan.

Ia berharap tren positif tersebut dapat terus dipertahankan melalui berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan investasi, penguatan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta pengembangan potensi wisata daerah.

"Kami optimistis jika kondisi ini terus terjaga, maka sektor jasa dan perhotelan akan semakin berkembang. Pada akhirnya, hal itu akan membuka peluang kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Kabupaten Soppeng sendiri dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan di berbagai bidang. Dukungan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta berbagai kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan menjadi faktor yang turut mendorong tingginya mobilitas masyarakat.

Dengan capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 9,39 persen dan tingkat ketimpangan yang terkendali pada angka Gini Ratio 0,331, Kabupaten Soppeng dinilai berada pada jalur yang positif menuju pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dampak dari pertumbuhan tersebut kini mulai dirasakan langsung oleh pelaku usaha, salah satunya sektor perhotelan yang mencatat peningkatan tingkat hunian secara konsisten dalam beberapa bulan terakhir.

Fenomena ini menjadi sinyal bahwa roda perekonomian daerah bergerak semakin kuat dan memberikan harapan bagi terciptanya pertumbuhan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates