Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Semangat dan antusiasme tinggi ditunjukkan jajaran Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Soppeng menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI tingkat Sulawesi Selatan yang akan digelar di Sidenreng Rappang atau Sidrap pada 2 Juni 2026 mendatang.
Ketua PGRI Kabupaten Soppeng, Naharuddin, memastikan bahwa kontingen dari Kabupaten Soppeng akan hadir dengan kekuatan besar. Bahkan, jumlah atlet guru dan rombongan yang akan diberangkatkan disebut mencapai ratusan orang.
Hal tersebut disampaikan Naharuddin saat menerima kunjungan silaturahmi media ini di kantornya, Kamis (21/5/2026).
Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan kesiapan PGRI Soppeng dalam menghadapi ajang tahunan yang mempertemukan para guru dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan tersebut.
Menurut Naharuddin, keikutsertaan ratusan peserta dari Soppeng merupakan bentuk komitmen dan semangat kebersamaan para guru di daerahnya. Ia menepis anggapan bahwa sebuah daerah hanya akan mengirim peserta besar ketika menjadi tuan rumah kegiatan.
“Ini menjadi bukti bahwa Soppeng tetap ikut berpartisipasi besar meski bukan sebagai tuan rumah. Semangat guru-guru kita sangat luar biasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kontingen PGRI Soppeng akan mengikuti berbagai cabang lomba, baik di bidang olahraga maupun seni. Namun demikian, beberapa cabang seni disebut menjadi andalan dan diharapkan mampu memberikan prestasi membanggakan bagi Kabupaten Soppeng.
Cabang seni seperti lagu solo, paduan suara dan vokal grup menjadi perhatian khusus dalam persiapan kali ini. Naharuddin bahkan menyebut ada sejumlah guru yang dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat provinsi.
“Salah satu guru PPPK dari Kecamatan Marioriwawo memiliki kualitas vokal yang sangat bagus. Kita optimis bisa bersaing di cabang seni,” katanya.
Selain persiapan peserta lomba, PGRI Soppeng juga tengah mematangkan berbagai kebutuhan teknis keberangkatan. Rencananya, seluruh rombongan akan bertolak menuju Sidrap pada tanggal 1 Juni 2026 atau sehari sebelum pembukaan kegiatan.
Naharuddin mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi terkait tempat tinggal dan penampungan peserta selama berada di Sidrap. Para peserta nantinya akan menginap di sejumlah rumah warga yang telah disiapkan oleh panitia maupun relasi PGRI.
“Kami sudah mengecek langsung lokasi penampungan peserta. Ada beberapa rumah warga dan juga sekolah yang akan dijadikan tempat menginap,” jelasnya.
Tidak hanya atlet dan peserta lomba yang akan diberangkatkan, PGRI Soppeng juga akan membawa tim pendukung atau tim penggembira untuk memberikan semangat kepada kontingen selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Menurutnya, dukungan moral dari rekan-rekan guru menjadi salah satu faktor penting dalam membangun rasa percaya diri peserta saat tampil di arena lomba.
“Tim penggembira juga akan ikut berangkat untuk memberikan support kepada atlet-atlet kita,” tambah Naharuddin.
Porseni PGRI Sulsel sendiri merupakan agenda rutin yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus pengembangan bakat dan kreativitas para guru di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini tidak hanya mempertandingkan cabang olahraga, tetapi juga berbagai lomba seni dan budaya.
Ajang tersebut diperkirakan akan berlangsung meriah karena diikuti ribuan guru dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Selain itu, kegiatan ini juga direncanakan akan dihadiri pihak dari kementerian pendidikan.
Naharuddin menyebut perhatian terhadap kegiatan PGRI di Sidrap cukup besar, apalagi Ketua PGRI Sidrap saat ini juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sidrap.
“Insyaallah kegiatan ini akan berlangsung meriah karena mendapat dukungan banyak pihak,” katanya.
Terkait kesiapan atribut dan kostum kontingen, Naharuddin mengaku seluruh perlengkapan masih dalam tahap penyelesaian. Ia berharap seluruh persiapan dapat rampung sebelum hari keberangkatan.
Di akhir keterangannya, Naharuddin meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng agar kontingen PGRI Soppeng dapat tampil maksimal dan membawa nama baik daerah.
Meski tidak memasang target tinggi, ia berharap para peserta mampu memberikan hasil terbaik dan menjadikan ajang tersebut sebagai momentum mempererat persaudaraan antarguru di Sulawesi Selatan.
“Yang paling utama adalah kebersamaan dan partisipasi. Namun tentu kita semua berharap bisa membawa pulang prestasi untuk Soppeng,” tandasnya.
(Red)
