Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Suasana berbeda terlihat di Masjid Al Ikhlas Bila Tungke’e, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Senin malam (18/5/2026). Di tengah suasana religius usai Salat Maghrib berjamaah, warga tampak antusias mengikuti kegiatan ceramah agama yang digelar Pemerintah Kelurahan Botto.
Namun bukan hanya ceramah yang menjadi perhatian warga malam itu. Kehadiran langsung Lurah Botto, H. Munadir Nurdin, S.Sos., bersama Kepala KUA Lalabata dan Kepala MAN 1 Soppeng membuat suasana semakin hangat dan penuh keakraban.
Program bertajuk “Menyapa Warga” tersebut ternyata bukan kegiatan biasa. Program ini telah berjalan selama lima bulan dan terus menyasar berbagai titik di wilayah Kelurahan Botto sebagai bentuk pendekatan langsung pemerintah kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kelurahan Botto menggandeng Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lalabata serta MAN 1 Soppeng untuk menghadirkan nuansa keagamaan sekaligus ruang dialog bersama warga.
Ceramah agama malam itu dibawakan langsung oleh Dr. Mus Muliadi, S.Ag., M.A., yang juga merupakan Kepala MAN 1 Soppeng.
Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga nilai-nilai silaturahmi di lingkungan masyarakat.
Usai ceramah dan Salat Maghrib berjamaah, kegiatan berlanjut dengan bincang santai antara pemerintah kelurahan dan warga.
Momen tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan mereka secara langsung.
Lurah Botto, H. Munadir Nurdin, mengatakan bahwa kegiatan menyapa warga sengaja dilakukan agar pemerintah lebih dekat dengan masyarakat dan dapat mendengar langsung berbagai persoalan yang ada di lingkungan warga.
“Program ini sudah berjalan selama lima bulan. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, bukan hanya dalam kegiatan formal, tetapi juga melalui pendekatan keagamaan dan silaturahmi,” ujarnya.
Menurutnya, banyak hal yang bisa diperoleh melalui dialog langsung bersama masyarakat. Selain mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan warga, kegiatan tersebut juga menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat secara terbuka.
Warga Bila Tungke’e pun menyambut positif kegiatan tersebut. Sejumlah masyarakat terlihat bertahan hingga kegiatan selesai demi berdialog langsung dengan pemerintah kelurahan.
Kehadiran Kepala KUA Lalabata, Ustaz H. Yunus, juga menambah suasana penuh kekeluargaan dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena mampu memperkuat hubungan sosial dan spiritual masyarakat.
Program “Menyapa Warga” kini menjadi salah satu kegiatan rutin Pemerintah Kelurahan Botto yang dinilai efektif membangun komunikasi langsung dengan masyarakat di berbagai lingkungan.
Dengan konsep sederhana namun penuh makna, kegiatan ini diharapkan terus menjadi jembatan antara pemerintah dan warga dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, religius, dan saling peduli.
(Red)


