9 Putra Soppeng Ikuti Diklat Maritim Gratis, Bekal Sertifikat Resmi dan Harapan Masa Depan Cerah

Soppeng, Kabartujuhsatu.news,– Kesempatan emas kembali hadir bagi generasi muda daerah. Sebanyak 9 putra asal Kabupaten Soppeng kini tengah mengikuti Pelatihan BST KLM dan SKK 60 Mil yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Program ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 4–8 Mei 2026.

Sebelum memasuki tahapan pelatihan, para peserta terlebih dahulu menjalani proses pemeriksaan kesehatan pada Ahad, 3 Mei 2026, guna memastikan kesiapan fisik mereka.

Fasilitator kegiatan, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi syarat utama agar peserta dapat mengikuti diklat secara optimal.

“Pemeriksaan ini penting untuk memastikan peserta benar-benar siap mengikuti pelatihan,” ujarnya. Minggu (3/5). 

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di sektor kemaritiman.

Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan mampu mendukung berbagai program nasional, termasuk pengembangan koperasi merah putih di wilayah pesisir.

“Tujuan utamanya adalah mendorong anak-anak muda agar memiliki kompetensi dan keberanian untuk menekuni dunia maritim,” tambahnya.

Yang menarik, pelatihan BST KLM dan SKK 60 Mil yang umumnya berbayar ini justru diberikan secara gratis kepada peserta.

Seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dibebani pungutan apa pun.

Tak hanya itu, Abdul Rasyid juga menunjukkan komitmen sosialnya dengan memfasilitasi kebutuhan peserta, mulai dari akomodasi hingga transportasi menuju lokasi pelatihan di Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar.

“Ini bentuk kepedulian kami melihat kondisi lapangan kerja yang semakin sulit. Kami ingin membantu membuka jalan bagi mereka,” ungkapnya.

Selama mengikuti diklat, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas, seperti penginapan, konsumsi, perlengkapan pelatihan, hingga uang saku yang diberikan saat penutupan kegiatan. Lebih dari itu, mereka juga akan memperoleh dua sertifikat resmi, yakni Sertifikat BST KLM sebagai dasar keselamatan di laut dan Sertifikat SKK 60 Mil yang menunjukkan kecakapan sebagai pemimpin kapal.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para peserta untuk meniti karier di sektor maritim yang memiliki prospek luas, baik sebagai awak kapal, nahkoda, maupun tenaga profesional lainnya di bidang kelautan.

Dengan adanya pelatihan gratis ini,
diharapkan semakin banyak generasi muda, khususnya dari daerah, yang mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan sektor kemaritiman Indonesia.

Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran masih terbuka dengan kuota terbatas. Kesempatan ini menjadi peluang langka untuk mendapatkan ilmu, pengalaman, dan sertifikasi resmi tanpa biaya.

“Jangan lewatkan kesempatan ini. Ini bukan hanya pelatihan, tapi pintu menuju masa depan,” tutup Abdul Rasyid.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates