Blitar, Kabartujuhsatu.news,– Pemandangan tak biasa terjadi di wilayah Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Minggu (3/5/2026). Seorang anggota TNI AD terlihat ikut turun langsung ke sawah, bukan untuk patroli, melainkan membantu petani memanen padi!
Adalah Serka Anton Ady, Babinsa dari Koramil 0808/20 Sananwetan, yang dengan sigap ikut memanen padi di lahan milik Bapak Fajar, anggota Kelompok Tani (Poktan) Ngupoyo Makmur yang berada di Jl. Kangean. Aksi ini sontak menjadi perhatian warga sekitar.
Tanpa ragu, Serka Anton tampak menyatu dengan para petani. Mengenakan seragam loreng khas TNI, ia memegang sabit dan ikut memotong padi layaknya petani berpengalaman. Kehadirannya bukan sekadar simbolis, namun benar-benar terlibat aktif membantu mempercepat proses panen.
“Ini bukan hanya soal membantu tenaga, tapi juga memberi semangat kepada petani agar tetap produktif,” ujarnya di sela kegiatan.
Langkah yang dilakukan Babinsa ini merupakan bagian dari dukungan nyata TNI AD dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional.
Di tengah tantangan sektor pertanian, kehadiran aparat kewilayahan dinilai mampu memberikan motivasi tambahan bagi para petani.
Bapak Fajar, pemilik lahan, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Ia bahkan tak menyangka ada anggota TNI yang mau turun langsung ke sawah.
“Alhamdulillah sangat membantu, panen jadi lebih cepat. Kami juga jadi lebih semangat,” ungkapnya dengan wajah sumringah.
Tak hanya mempercepat panen, momen ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin di tengah sawah menjadi bukti nyata sinergi yang kuat demi kesejahteraan bersama.
Kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut, mengingat sektor pertanian memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial pun berkomitmen untuk terus hadir dan mendampingi masyarakat.
Dengan langkah nyata seperti ini, harapan menuju swasembada pangan bukan lagi sekadar wacana. Tapi benar-benar sedang diwujudkan, mulai dari sawah-sawah di daerah seperti Blitar.
(Red)
