Luwu Timur, Kabartujuhsatu.news, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menunjukkan komitmen dan keteladanan dalam menunaikan kewajiban keagamaan dengan membayar zakat fitrah secara langsung melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Luwu Timur. Kamis (19/3/2026).
Langkah tersebut menjadi wujud nyata kepedulian seorang pemimpin daerah dalam menjalankan ajaran agama sekaligus memberi contoh positif kepada masyarakat agar menunaikan zakat fitrah melalui lembaga resmi yang terpercaya.
Penunaian zakat fitrah itu berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Kehadiran Bupati Luwu Timur di Kantor Baznas tidak hanya menjadi bentuk pelaksanaan kewajiban pribadi sebagai seorang Muslim, tetapi juga mencerminkan dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap peran Baznas dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Sebagai kepala daerah, Irwan Bachri Syam memperlihatkan bahwa kepemimpinan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan dan program pembangunan, tetapi juga lewat sikap dan keteladanan dalam kehidupan sosial dan keagamaan.
Pembayaran zakat fitrah secara langsung ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya menunaikan kewajiban zakat tepat waktu, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
Zakat fitrah memiliki makna penting, tidak hanya sebagai kewajiban individu, tetapi juga sebagai sarana untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.
Di sisi lain, zakat fitrah menjadi bentuk solidaritas sosial karena hasil penghimpunannya akan disalurkan kepada para mustahik atau masyarakat yang membutuhkan.
Karena itu, penyaluran zakat melalui Baznas dinilai sangat strategis, sebab dilakukan secara terorganisir, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan syariat.
Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Bupati juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah terus mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Melalui dukungan terhadap Baznas, Pemkab Luwu Timur ingin memastikan bahwa pengelolaan zakat berjalan optimal, profesional, dan mampu memberikan manfaat yang luas bagi kesejahteraan umat.
Keteladanan yang ditunjukkan Bupati Luwu Timur ini sekaligus menjadi ajakan moral bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama umat Islam di Kabupaten Luwu Timur, agar tidak menunda kewajiban menunaikan zakat fitrah.
Dengan menyalurkannya melalui lembaga resmi, masyarakat tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga turut berkontribusi dalam memperkuat sistem distribusi bantuan sosial berbasis keagamaan yang lebih tertib dan terarah.
Momentum pembayaran zakat fitrah oleh Bupati ini pun mendapat perhatian positif, karena menunjukkan kedekatan pemimpin dengan nilai-nilai religius yang hidup di tengah masyarakat.
Dalam konteks pemerintahan, hal seperti ini menjadi penting untuk membangun kepercayaan publik bahwa pemimpin hadir tidak hanya dalam urusan administratif, tetapi juga dalam memberi contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, Bupati Luwu Timur menegaskan bahwa semangat Ramadan harus diisi dengan ibadah, kepedulian, dan keteladanan.
Diharapkan, semakin banyak masyarakat yang mengikuti jejak tersebut dengan menunaikan zakat fitrah secara tertib, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh warga yang membutuhkan dan memperkuat semangat kebersamaan di Kabupaten Luwu Timur.
(Red)





