Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Geliat ekonomi masyarakat Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, tampak nyata dalam gelaran Ramadhan Sukses 2026 yang diselenggarakan oleh PT Perseroda di Lapangan Gasis Watansoppeng, Sabtu (28/2/2026) malam.
Memasuki malam ke-11 Ramadhan, ribuan warga dari berbagai penjuru daerah memadati lokasi kegiatan sejak usai Salat Tarawih.
Kegiatan yang disebut sebagai salah satu agenda Ramadhan terbesar di Kabupaten Soppeng ini sukses menyedot perhatian masyarakat lintas usia.
Lapangan Gasis Watansoppeng berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi, hiburan religi, dan kebersamaan keluarga dalam suasana yang penuh semangat.
Pantauan di lokasi menunjukkan arus pengunjung mulai berdatangan secara signifikan selepas Salat Tarawih.
Dalam waktu singkat, area lapangan dipenuhi warga yang ingin menikmati rangkaian acara, berburu kuliner, hingga menyaksikan berbagai lomba serta penampilan seni religi.
Kepadatan pengunjung turut berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi. Area parkir yang disediakan panitia tidak mampu menampung seluruh kendaraan, sehingga sebagian pengunjung memarkirkan kendaraan mereka di sepanjang Jalan Kesatria, Jalan Kalino, hingga kawasan Pusper.
Meski demikian, situasi tetap terkendali berkat pengamanan ketat dari aparat kepolisian yang berjaga di pintu masuk dan sejumlah titik strategis.
Petugas kepolisian terlihat aktif mengatur arus kendaraan sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Selain itu, petugas Damkar dan PSC Majjappa juga bersiaga mengantisipasi kemungkinan keadaan darurat.
Salah satu daya tarik utama Ramadhan Sukses 2026 adalah kehadiran 87 tenant yang menjajakan beragam produk, mulai dari aneka kuliner khas Ramadhan, minuman segar, hingga produk UMKM lokal.
Hampir seluruh tenant tampak sibuk melayani pembeli sejak awal kegiatan hingga menjelang tengah malam.
Antrean terlihat di sejumlah stan makanan favorit, menandakan tingginya daya beli masyarakat dalam momentum Ramadhan tahun ini.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Saluran Informasi dan Investigasi Korupsi (SIDIK), Mahmud Cambang, yang ditemui di Tenant 26, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Soppeng.
“Ini kegiatan luar biasa. Dari 87 tenant yang ada, semuanya terlihat sibuk melayani pengunjung. Artinya, ada perputaran ekonomi yang nyata di sini,” ujar Mahmud.
Ia menilai momentum Ramadhan dimanfaatkan secara optimal oleh penyelenggara untuk menghidupkan sektor UMKM, sekaligus memberikan ruang promosi yang luas bagi pelaku usaha lokal.
Tak hanya menghadirkan bazar kuliner, Ramadhan Sukses 2026 juga diramaikan dengan berbagai lomba dan penampilan seni religi.
Sejumlah anak-anak dan dewasa tampil menunjukkan bakat mereka dengan membawakan lagu-lagu religi yang disambut meriah para pengunjung.
Penampilan grup band lokal turut menambah semarak suasana malam. Alunan musik religi yang dibawakan berhasil membuat pengunjung larut dalam atmosfer Ramadhan yang hangat dan penuh kebersamaan.
Mahmud Cambang menilai aspek pembinaan kreativitas generasi muda menjadi nilai tambah dari kegiatan tersebut.
“Kita patut memberikan penghargaan kepada panitia karena memberi kesempatan kepada anak-anak dan pemuda untuk menunjukkan talenta mereka. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga pembinaan kreativitas,” katanya.
Di tengah membludaknya pengunjung, kebersihan area kegiatan tetap terjaga.
Pasukan kuning dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Soppeng terlihat sigap membersihkan sampah secara berkala tanpa mengganggu aktivitas warga.
Mahmud menegaskan peran petugas kebersihan sangat vital dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan acara.
“Yang tak kalah penting adalah pasukan kuning yang terus bergerak menjaga kebersihan. Ini bentuk kerja nyata yang sering kali tidak terlihat, tapi sangat menentukan kenyamanan pengunjung,” ungkapnya.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat, Ramadhan Sukses 2026 dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi agenda tahunan berskala lebih luas di Kabupaten Soppeng.
Kepadatan pengunjung hingga meluber ke jalan-jalan utama sekitar lokasi menjadi bukti bahwa kegiatan ini telah menciptakan magnet baru dalam rangkaian agenda Ramadhan di daerah tersebut.
Selain menghadirkan suasana religius, kegiatan ini terbukti mampu menggerakkan ekonomi lokal, mempererat kebersamaan warga, serta menjadi ruang hiburan positif bagi keluarga selama bulan suci.
Ramadhan Sukses 2026 pun menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara penyelenggara, pelaku UMKM, aparat keamanan, dan masyarakat dapat menciptakan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga berdampak nyata bagi perekonomian daerah.
(Red)




