Soppeng, Kabartujuhsatu.news, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Soppeng mengumumkan pengaturan beban listrik di sejumlah wilayah Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Langkah tersebut dilakukan dalam rangka pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan guna menjaga keandalan sistem dan kualitas layanan listrik kepada masyarakat.
Berdasarkan pengumuman resmi PLN ULP Soppeng, pengaturan beban dijadwalkan berlangsung pada pukul 18.00 hingga 21.00 WITA.
Adapun wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:
Wilayah pertama:
Desa Maccile (Akkampeng), Desa Belo, Desa Ganra, Desa Enrekeng, Desa Lompulle, Desa Labokong, Desa Leworeng, Desa Kessing, Desa Tottong, dan Kelurahan Salokaraja.
Wilayah kedua:
Desa Tellulimpoe (sebagian wilayah Lompoe), Desa Bulue, Desa Laringgi, Kelurahan Attang Salo, Kelurahan Batu-Batu, Kelurahan Kaca, Kelurahan Limpomajang, dan Kelurahan Manorang Salo.
PLN menjelaskan bahwa jadwal tersebut masih berupa estimasi awal. Waktu maupun durasi pengaturan beban berpotensi berubah karena sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) masih berada dalam tahap transisi pemulihan.
Penyesuaian tersebut, menurut PLN, dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan sekaligus memastikan keselamatan petugas yang bekerja di lapangan.
PLN juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar proses pemulihan sistem kelistrikan dapat berjalan lancar sehingga kondisi kelistrikan segera kembali normal.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk memperhatikan informasi resmi dari PLN terkait perkembangan jadwal pengaturan beban listrik tersebut.
(Red)
