Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Kapolsek Liliriaja AKP Mahmuddin, S.Sos., mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpengaruh provokasi yang dapat berujung pada aksi tawuran. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin upacara penaikan Bendera Merah Putih sebagai Inspektur Upacara di SMP Negeri 1 Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Senin (26/10/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 07.30 WITA itu, AKP Mahmuddin memberikan pembinaan kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kedisiplinan, memahami konsekuensi hukum, serta menghindari segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Ia menekankan bahwa tawuran antarpelajar bukan persoalan sepele. Selain mengancam keselamatan, tindakan tersebut dapat merusak masa depan pendidikan dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.
Karena itu, para siswa diminta tidak terpancing oleh ajakan berkelahi, tantangan, ataupun hasutan yang berpotensi memicu konflik antarkelompok pelajar.
AKP Mahmuddin juga mengajak siswa untuk membangun budaya pergaulan yang sehat dengan mengedepankan sikap saling menghargai, bertanggung jawab, dan menyelesaikan persoalan melalui komunikasi yang baik.
Menurutnya, perbedaan pendapat atau kesalahpahaman seharusnya tidak berakhir dengan kekerasan. Pelajar perlu memiliki keberanian untuk menolak ajakan tawuran dan memilih jalan damai dalam menghadapi setiap persoalan.
Selain itu, pihak sekolah dan siswa diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi konflik. Informasi mengenai rencana tawuran hendaknya segera disampaikan kepada pihak sekolah atau kepolisian agar langkah pencegahan dapat dilakukan lebih awal.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polsek Liliriaja dalam mendekatkan kepolisian dengan dunia pendidikan melalui pembinaan karakter dan peningkatan kesadaran hukum di kalangan generasi muda.
Sinergi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua diharapkan terus diperkuat untuk mengawasi pergaulan pelajar serta mencegah munculnya tindakan kekerasan.
Dengan edukasi yang berkelanjutan, para siswa diharapkan mampu menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, menghormati sesama, dan turut menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
(Red)
