Polsek Jajaran Polres Soppeng Gencarkan POLIDIK, Pelajar Diajak Jauhi Kekerasan dan Hoaks

Polsek Jajaran Polres Soppeng Gencarkan POLIDIK, Pelajar Diajak Jauhi Kekerasan dan Hoaks


Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Jajaran Polres Soppeng terus menggencarkan pembinaan karakter pelajar melalui program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK). Kegiatan yang dilaksanakan di sejumlah sekolah pada Senin (26/10/2026) tersebut menitikberatkan pada pencegahan kekerasan, penanaman disiplin, serta pembentukan perilaku positif di kalangan generasi muda.

Di Kecamatan Lalabata, Kapolsek Lalabata AKP Asep Sibli bersama personel menyambangi SDN 28 Malaka, Jalan Malaka Raya, Kelurahan Botto. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan edukasi bertema “Waspada Tawuran dan Perkelahian di Kalangan Pelajar”.

Para siswa diingatkan agar menjaga kerukunan, menghormati teman, menaati tata tertib sekolah, serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang berpotensi memicu pertengkaran maupun tindakan kekerasan.

Pembinaan serupa juga berlangsung di Kecamatan Lilirilau. Kapolsek Lilirilau mengambil bagian dalam upacara bendera di SMP Negeri 4 Lilirilau, Desa Tetewatu, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, Kanit Binmas, dan Kanit Intel sebagai bagian dari upaya mendekatkan kepolisian dengan lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Kapolsek Donri-Donri Iptu Amat Yani, S.IP., bersama anggota mengunjungi SMP Muhammadiyah Leworeng, Desa Leworeng, sekaligus bertindak sebagai pembina upacara bendera.

Dalam amanatnya, Iptu Amat Yani mengajak para siswa untuk tekun belajar, menghormati dan berbakti kepada orang tua serta guru, serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan mereka.

Ia juga menekankan pentingnya kecakapan dalam menggunakan media sosial, termasuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan berita bohong atau hoaks yang belum jelas kebenarannya.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan personel kepolisian di sekolah bukan sekadar menjalankan kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun karakter dan kesadaran hukum sejak dini.

“Pembinaan pelajar merupakan investasi bagi masa depan. Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, menghormati sesama, cerdas dalam menyikapi informasi, serta mampu membedakan perilaku yang bermanfaat dan yang dapat merugikan masa depan mereka,” tegasnya.

Menurut Kapolres, kehadiran anggota Polri di lingkungan sekolah harus mampu menghadirkan pesan edukatif sekaligus membuka ruang komunikasi yang positif bagi para siswa.

Ia turut mengingatkan bahwa pencegahan kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kepolisian, sekolah, dan keluarga harus berjalan beriringan dalam membimbing pelajar agar mampu menghadapi pengaruh lingkungan serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Melalui program POLIDIK, Polres Soppeng bersama Polsek jajaran berupaya memperkuat kemitraan dengan dunia pendidikan. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif bagi perkembangan karakter siswa.

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi landasan dalam mempererat kolaborasi antara kepolisian, tenaga pendidik, dan orang tua untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berprestasi, berkarakter, serta taat hukum.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates