Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Sebanyak 129 pembalap dari berbagai daerah ambil bagian dalam Bhayangkara Cup III Final Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Grasstrack dan Motocross 2026 yang digelar di Sirkuit Larakiang, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.
Kejuaraan bergengsi tersebut resmi dibuka Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., pada Sabtu (31/10/2026), disaksikan sejumlah unsur Forkopimda, Bupati Suwardi Haseng dan Wakil Bupati Ir Selle KS Dalle, Ketua DPRD HA Muhammad Farid serta jajaran pejabat daerah, pimpinan BUMN/BUMD, komunitas otomotif, serta undangan lainnya.
Turut hadir Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng Daniel Mario Halashon Sigalingging, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Watansoppeng Nahruddin, S.Ag., M.H., Ketua KONI Soppeng Andi Muh. Sadri, Ketua Panitia IPTU Firman, S.H., M.H., Owner Noor Travel Muh. Akbar, serta para Pejabat Utama Polres Soppeng.
Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan 129 rider yang siap menunjukkan kemampuan terbaiknya di lintasan. Mereka akan bersaing dalam sejumlah kelas, di antaranya Trail Standar, Bebek Standar, Bebek Modifikasi, Trail Tune Up, Mini Trail, Mini Moto, Adventure, FFA, dan beberapa kategori lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menyampaikan bahwa penyelenggaraan Bhayangkara Cup III merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga otomotif, sekaligus menyediakan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan hobi dan bakat secara positif.
Ia menilai kegiatan olahraga otomotif perlu diarahkan pada kompetisi resmi agar para pecinta balap memiliki wadah untuk mengembangkan kemampuan tanpa harus melakukan aksi balap liar di jalan raya.
“Melalui kegiatan ini kita berharap dapat mengurangi aksi balap liar, membudayakan keselamatan pengguna jalan, dan membangun budaya lomba secara profesional sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan seluruh rider agar menjadikan kejuaraan tersebut sebagai ajang pembuktian kemampuan dengan tetap menjaga keselamatan dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Tunjukkan kemampuanmu, tunjukkan keahlianmu kepada seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng. Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk meraih prestasi dan membuktikan kemampuan secara sportif,” pesannya.
Selain menjadi arena kompetisi, Bhayangkara Cup III juga diharapkan menjadi ruang silaturahmi bagi komunitas otomotif dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Kejuaraan Final Kejurprov Grasstrack dan Motocross 2026 ini berlangsung selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Soppeng berupaya menghadirkan kompetisi otomotif yang sehat dan profesional, sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet balap potensial yang mampu mengukir prestasi di tingkat daerah maupun nasional.
(Red)
