Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Proyek revitalisasi gedung SDN 7 Salotungo, Kabupaten Soppeng, yang menelan anggaran sekitar Rp2 miliar lebih, kembali mendapat sorotan. LSM SIDIK meminta seluruh pihak terkait memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang, mengungkapkan pihaknya sebelumnya telah melakukan investigasi di lapangan. Bahkan, sejumlah pihak yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut, termasuk fasilitator dan konsultan, telah dikoordinasikan.
Menurut Mahmud, dari hasil pemantauan sebelumnya, pihaknya telah mengantongi sejumlah catatan yang perlu mendapat perhatian serius.
"Anggarannya cukup besar. Karena itu, pengawasannya juga harus ketat. Jangan sampai pekerjaan dengan anggaran miliaran rupiah justru luput dari pengawasan," ujar Mahmud.
Sorotan kembali muncul saat Mahmud melakukan kunjungan ke lokasi SDN 7 Salotungo pada Jumat (11/9/) sekitar pukul 09.58 WITA.
Saat tiba di lokasi, Mahmud melihat Ketua Pelaksana berada di depan sekolah dan sedang mengunci pagar menggunakan gembok.
Mahmud kemudian menyapa dan bermaksud masuk ke area sekolah. Namun, ia mendapat jawaban singkat bahwa para tukang tidak bekerja pada hari tersebut.
"Tukang tidak kerja hari ini," demikian jawaban singkat yang diterima Mahmud sebelum yang bersangkutan kemudian menaiki sepeda motor dan meninggalkan lokasi.
Kondisi tersebut menurut Mahmud menjadi bagian dari catatan pemantauan yang perlu diperhatikan, terlebih proyek tersebut menggunakan anggaran yang tidak sedikit.
Ia menegaskan, pengawasan bukan dimaksudkan untuk menghambat pekerjaan, melainkan memastikan proses revitalisasi berjalan sesuai ketentuan, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta penggunaan anggaran.
"Ini uang negara. Masyarakat tentu berhak mengetahui apakah pekerjaan yang dibiayai anggaran miliaran rupiah benar-benar dilaksanakan sesuai perencanaan," tegasnya.
Mahmud berharap pihak terkait tidak alergi terhadap pengawasan masyarakat maupun lembaga sosial kontrol. Menurutnya, transparansi dan keterbukaan justru penting agar tidak muncul persoalan di kemudian hari.
LSM SIDIK juga menyatakan akan terus memantau perkembangan pekerjaan revitalisasi SDN 7 Salotungo dan mencermati sejumlah catatan yang sebelumnya telah ditemukan di lapangan.
(Red)
