Kendari, Kabartujuhsatu.news, Semarak peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di Sulawesi Tenggara tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Suasana kebersamaan juga terasa melalui Turnamen Domino Orado Piala Panglima TNI yang digelar di Kota Kendari.
Turnamen tersebut resmi dibuka Komandan Korem (Danrem) 143/Halu Oleo (HO) Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han., dan diikuti para peserta dari berbagai kalangan.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, jajaran Forkopimda Sultra, peserta serta masyarakat.
Momen pembukaan ditandai dengan penyerahan domino secara simbolis oleh Gubernur Sultra. Sederhana, tetapi sarat makna sebagai tanda dimulainya kompetisi sekaligus ruang perjumpaan antara TNI, pemerintah dan masyarakat.
Danrem 143/HO Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto mengatakan, turnamen domino tidak semata-mata menjadi ajang mencari pemenang. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan.
“Melalui turnamen ini, kita ingin menciptakan suasana kebersamaan dan sportivitas. Yang terpenting bukan hanya menang atau kalah, tetapi bagaimana kita dapat menjalin silaturahmi dan persaudaraan,” ujar Danrem.
Ia mengajak seluruh peserta menikmati pertandingan dengan tetap mengedepankan sportivitas, kebersamaan dan semangat persaudaraan. Ketertiban selama turnamen juga menjadi perhatian agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan nyaman.
Kehadiran Gubernur Sultra bersama Ketua DPRD dan unsur Forkopimda menjadi bagian dari dukungan terhadap rangkaian kegiatan HUT ke-81 TNI di Sulawesi Tenggara.
Turnamen Domino Orado Piala Panglima TNI pun diharapkan menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Di tengah suasana pertandingan, terbuka ruang untuk bercengkerama, membangun komunikasi dan memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dari Kendari, semangat HUT ke-81 TNI dirayakan dengan cara yang sederhana namun dekat dengan masyarakat: berkompetisi secara sportif, bersilaturahmi dan memperkuat kebersamaan.
“TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
(Penrem 143/HO)
