Soppeng, Kabartujuhsatu.news, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Soppeng mengumumkan pengaturan beban listrik di sejumlah wilayah Kabupaten Soppeng pada Minggu, 8 November 2026.
Langkah tersebut dilakukan dalam rangka pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan guna menjaga keandalan sistem dan kualitas pelayanan listrik kepada masyarakat.
Berdasarkan pengumuman resmi PLN ULP Soppeng, pengaturan beban dijadwalkan berlangsung dalam tiga sesi waktu.
Sesi pertama pukul 10.00–14.00 WITA, meliputi Desa Maccile arah RSUD, sebagian Kelurahan Lemba dan Lapajung, Jalan Malaka Raya, Jalan A. Potto, serta Jalan Paddanreng Watu.
Sesi kedua pukul 16.30–20.30 WITA, mencakup Rujab Wakil Bupati, Kodim 1423 Soppeng, Kantor PLN Soppeng, Rujab Kapolres, Rujab Dandim, Generator PDAM Soppeng, serta sejumlah wilayah lainnya.
Wilayah yang terdampak pada sesi kedua antara lain sebagian Kelurahan Lapajung, meliputi Jalan Batu Massila, Kompleks Pasar Sentral, Jalan Pesantren dan Jalan Merdeka. Kemudian Kelurahan Bila, meliputi Jalan Merdeka, Bila Utara, sebagian Buccello dan Sewo, Kelurahan Ompo, Desa Mattabulu, Desa Pesse, serta Desa Pising.
Sesi ketiga pukul 17.30–21.30 WITA, meliputi Rujab Bupati, Polres Soppeng, Kantor Kejaksaan Negeri, Kantor Pengadilan Negeri, Rujab DPRD, Rujab Kejari, kawasan Kota Soppeng, Jalan Buccello Kelurahan Bila, Kelurahan Botto, sebagian Kelurahan Lemba dan sebagian Kelurahan Lalabata Rilau.
Untuk Kelurahan Lemba, wilayah yang terdampak meliputi Jalan Kemakmuran, Jalan Samudra, Jalan Pemuda, Jalan Wijaya dan Jalan Pengayoman. Sementara di Kelurahan Lalabata Rilau mencakup Jalan Kayangan dan Jalan Kemakmuran.
PLN juga menyampaikan bahwa jadwal pemadaman tersebut merupakan estimasi awal. Waktu maupun durasi pemadaman masih berpotensi mengalami perubahan seiring kondisi sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) yang saat ini masih dalam tahap transisi pemulihan.
Penyesuaian jadwal tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan sekaligus memastikan keselamatan petugas selama melaksanakan pekerjaan di lapangan.
PLN mengimbau masyarakat untuk memahami kondisi tersebut serta memohon doa dan dukungan agar proses pemulihan sistem kelistrikan dapat segera berjalan normal.
Dengan adanya pengumuman ini, masyarakat di wilayah terdampak diharapkan dapat melakukan antisipasi dan menyesuaikan aktivitas masing-masing selama jadwal pengaturan beban berlangsung.
(Red)
