Diskominfo Soppeng Galakkan Gerakan Bawa Tumbler untuk Kurangi Plastik Sekali Pakai

Diskominfo Soppeng Galakkan Gerakan Bawa Tumbler untuk Kurangi Plastik Sekali Pakai


Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng menggalakkan Gerakan Bawa Tumbler ke Kantor sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan kerja.

Gerakan tersebut mengajak seluruh aparatur sipil negara dan tenaga pendukung membawa tumbler pribadi sebagai wadah minum selama beraktivitas di kantor. Langkah itu diharapkan dapat mengurangi penggunaan botol maupun gelas plastik sekali pakai yang selama ini masih digunakan dalam aktivitas perkantoran.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng, Nasyithah Usman, mengatakan kebiasaan membawa tumbler memiliki manfaat yang tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan sampah, tetapi juga kesehatan pegawai.

"Melalui Gerakan Bawa Tumbler ke Kantor, kami ingin mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kami juga mengajak seluruh pegawai membiasakan diri minum air yang cukup agar terhindar dari dehidrasi. Jika kesehatan pegawai terjaga, tentu diharapkan kinerja juga semakin baik," kata Nasyithah saat diwawancarai, Rabu (5/8/2026).

Menurut dia, aktivitas pelayanan publik dan pekerjaan administrasi sering membuat pegawai lebih banyak berada di depan komputer atau mengikuti rapat dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut kerap membuat kebutuhan cairan tubuh terabaikan apabila tidak disertai kebiasaan membawa air minum sendiri.

Dengan adanya tumbler di meja kerja, kata Nasyithah, pegawai diharapkan lebih mudah mengingat untuk minum secara berkala tanpa harus bergantung pada kemasan plastik sekali pakai. Kebiasaan tersebut juga dinilai dapat diterapkan secara sederhana tanpa memerlukan biaya besar.

Ia menambahkan perubahan perilaku sehari-hari menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan setiap instansi untuk mendukung pengurangan timbulan sampah plastik. Semakin banyak pegawai yang membawa tumbler, semakin sedikit pula penggunaan kemasan sekali pakai yang berakhir menjadi sampah.

Gerakan tersebut juga diharapkan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan kerja. Budaya membawa tumbler dapat menjadi contoh bahwa upaya menjaga lingkungan tidak selalu dimulai dari program berskala besar, melainkan dari kebiasaan yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu.

Selain itu, perhatian terhadap kecukupan cairan tubuh dinilai penting untuk menunjang aktivitas selama jam kerja. Pegawai yang terhidrasi dengan baik diharapkan dapat bekerja lebih nyaman, menjaga konsentrasi, dan menyelesaikan tugas secara optimal.

Diskominfo Soppeng berharap kebiasaan membawa tumbler dapat menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan instansi. Gerakan tersebut juga diharapkan mendapat dukungan seluruh pegawai sehingga manfaatnya dapat dirasakan, baik dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai maupun membangun lingkungan kerja yang lebih sehat dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Berikut versi lain berita online dengan gaya yang lebih mengalir dan berorientasi pada pembaca.

Diskominfo Soppeng Dorong ASN Bawa Tumbler, Wujudkan Kantor Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan

SOPPENG — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Soppeng terus mendorong budaya kerja yang sehat sekaligus peduli lingkungan melalui Gerakan Bawa Tumbler ke Kantor. Inisiatif ini mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga pendukung menggunakan tumbler pribadi untuk mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya sederhana namun berdampak dalam menekan penggunaan botol dan gelas plastik yang masih kerap digunakan dalam aktivitas perkantoran sehari-hari.

Sekretaris Diskominfo Kabupaten Soppeng, Nasyithah Usman, menjelaskan bahwa gerakan ini tidak hanya bertujuan mengurangi sampah plastik, tetapi juga mengingatkan pegawai agar lebih memperhatikan kebutuhan cairan tubuh selama bekerja.

"Melalui Gerakan Bawa Tumbler ke Kantor, kami ingin mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kami juga mengajak seluruh pegawai membiasakan diri minum air yang cukup agar terhindar dari dehidrasi. Jika kesehatan pegawai terjaga, tentu diharapkan kinerja juga semakin baik," ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Menurut Nasyithah, rutinitas pelayanan publik maupun pekerjaan administrasi yang mengharuskan pegawai duduk berjam-jam di depan komputer atau mengikuti rapat sering kali membuat mereka lupa memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Karena itu, keberadaan tumbler di meja kerja diharapkan menjadi pengingat agar pegawai minum air secara berkala tanpa harus bergantung pada kemasan plastik sekali pakai. Selain mudah diterapkan, kebiasaan tersebut juga tidak membutuhkan biaya besar.

Ia menilai perubahan perilaku sehari-hari merupakan langkah nyata yang bisa dilakukan setiap instansi dalam mendukung pengurangan sampah plastik. Semakin banyak pegawai yang membawa tumbler, semakin kecil pula jumlah limbah plastik yang dihasilkan dari lingkungan perkantoran.

Lebih jauh, gerakan ini diharapkan mampu membangun budaya peduli lingkungan di kalangan pegawai. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu.

Selain berdampak pada lingkungan, kebiasaan menjaga kecukupan cairan tubuh juga diyakini dapat meningkatkan kenyamanan bekerja, menjaga konsentrasi, serta membantu pegawai menyelesaikan tugas dengan lebih optimal.

Diskominfo Kabupaten Soppeng berharap Gerakan Bawa Tumbler ke Kantor dapat menjadi budaya kerja yang terus diterapkan di lingkungan instansi pemerintah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, baik bagi kesehatan pegawai maupun bagi upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates