Surabaya, Kabartujuhsatu.news, Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Pakis Jaya Surabaya berlangsung berbeda dari biasanya. Bukan hanya berisi pengenalan lingkungan sekolah, ratusan siswa justru dibuat tertawa lepas melalui pertunjukan dongeng edukatif yang dibawakan Pendongeng Anak Nasional, Harris Rizki Akhiruddin atau yang akrab disapa Kak Harris, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang digelar di aula SD Pakis Jaya, Jalan Pakis III No. 36, Kecamatan Sawahan, Surabaya, itu diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 6. Sejak acara dimulai, suasana aula berubah menjadi penuh semangat. Sorak sorai dan gelak tawa terdengar hampir sepanjang kegiatan ketika Kak Harris mengajak para siswa mengikuti cerita, permainan, hingga sesi tanya jawab yang interaktif.
Puncak kemeriahan terjadi saat Boneka Ayis muncul di hadapan para siswa. Dengan gaya bicara yang jenaka dan tingkah laku yang menghibur, Ayis sukses mencuri perhatian. Anak-anak tampak antusias menjawab pertanyaan, berebut berinteraksi, bahkan beberapa di antaranya tak kuasa menahan tawa saat Ayis melontarkan celetukan khasnya.
Kepala SD Pakis Jaya Surabaya, Widji Sumariatin, mengatakan pihak sekolah sengaja menghadirkan konsep MPLS yang lebih kreatif agar para siswa merasa nyaman sejak hari pertama masuk sekolah.
"MPLS bukan hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum membangun karakter anak. Tahun ini kami menghadirkan Kak Harris agar pesan-pesan tentang disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan semangat belajar dapat diterima anak-anak melalui cara yang menyenangkan," ujarnya.
Menurut Widji, suasana belajar yang positif sejak awal tahun ajaran akan membantu peserta didik lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah maupun teman-teman barunya.
Selama kegiatan berlangsung, Kak Harris menyisipkan berbagai cerita inspiratif yang mengajarkan pentingnya menghormati guru, menyayangi teman, menjaga kebersihan sekolah, serta berani bermimpi dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Pesan-pesan tersebut disampaikan melalui pendekatan yang ringan sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.
Kak Harris mengaku senang melihat respons para siswa yang begitu aktif mengikuti setiap sesi.
"Anak-anak SD Pakis Jaya luar biasa. Mereka sangat antusias, berani berinteraksi, dan mengikuti seluruh kegiatan dengan gembira. Semoga pengalaman hari ini menjadi kenangan indah sekaligus memotivasi mereka untuk semakin semangat belajar," katanya.
Keceriaan para siswa juga terlihat usai acara berakhir. Banyak di antara mereka masih membicarakan tingkah lucu Boneka Ayis dan mengulang kembali candaan yang disampaikan selama pertunjukan.
Salah satu siswa, Deni, mengaku kegiatan MPLS kali ini menjadi pengalaman yang paling berkesan.
"Saya senang sekali. Boneka Ayis lucu dan membuat kami tertawa terus. Ceritanya juga seru dan mudah dipahami. Semoga Kak Harris dan Ayis datang lagi ke sekolah kami," ucapnya penuh semangat.
Melalui konsep MPLS yang edukatif dan menghibur, SD Pakis Jaya Surabaya berharap peserta didik dapat memulai tahun ajaran baru dengan rasa percaya diri, semangat belajar yang tinggi, serta memiliki karakter positif yang akan menjadi bekal dalam proses pendidikan mereka.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran karakter tidak selalu harus dilakukan secara formal. Dengan pendekatan kreatif melalui dongeng dan komunikasi interaktif, pesan-pesan moral dapat diterima anak-anak dengan lebih mudah, sekaligus menciptakan suasana sekolah yang ramah, menyenangkan, dan penuh inspirasi sejak hari pertama.
(Red)
