Soppeng, Kabartujuhsatu.news, Ketua Komite SDN 91 Pacongkang, Desa Barang, Kecamatan Liliriaja, Asriadi, A.Ma., S.Sos., menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah pada hari pertama masuk sekolah setelah masa libur. Ia juga turut berpartisipasi langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak sejak usia dini.
Menurut Asriadi, gerakan tersebut merupakan langkah nyata dalam mewujudkan visi Soppeng Hebat melalui keterlibatan aktif seorang ayah dalam mendampingi proses pendidikan anak. Ia menilai, momen ayah mengantar anak ke sekolah akan menjadi kenangan berharga sekaligus mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak.
"Gerakan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat peran ayah pada pendidikan anak sejak dini, sekaligus memperkokoh ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya, Senin (13/7).
Asriadi menegaskan bahwa anak-anak yang saat ini menempuh pendidikan merupakan generasi yang akan menentukan masa depan bangsa pada tahun 2045, bertepatan dengan satu abad Indonesia merdeka. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, terampil, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ia menjelaskan, visi Indonesia Emas 2045 adalah mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, sejahtera, berdaulat, dan berdaya saing tinggi melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul, pemerataan pembangunan, penguatan persatuan dalam keberagaman, serta tata kelola pemerintahan yang baik.
Menurutnya, slogan Soppeng Hebat harus diwujudkan melalui aksi nyata, salah satunya dengan meningkatkan kedekatan ayah dan anak, menanamkan disiplin, serta membangun semangat belajar sejak dini.
"Indonesia Emas 2045 dimulai dari desa, sekolah, dan keluarga. Setiap langkah kecil yang dilakukan bersama akan menjadi pondasi kuat agar Indonesia menjadi negara yang maju, adil, dan sejahtera," katanya.
Asriadi juga mengungkapkan, Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah memiliki sejumlah manfaat, di antaranya meningkatkan peran ayah dalam pendidikan anak, menumbuhkan budaya disiplin dan semangat belajar sejak dini, mempererat hubungan antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, serta meningkatkan rasa percaya diri anak.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu ciri khas Soppeng Hebat yang mengedepankan nilai kebersamaan, kepedulian, dan persatuan dalam membangun generasi muda yang unggul dan berkarakter.
Selain itu, pelaksanaan gerakan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Soppeng Nomor 400.13/638/DP3AP2KB tanggal 17 Juni 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah. Kebijakan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan anak sebagai bagian dari penguatan ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
"Kami berharap kebiasaan positif ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya yang mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Soppeng demi masa depan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," tutup Asriadi.
(Red)
