Binus University Gandeng Sydney University, Libatkan 27 Kampus dalam Kolaborasi Akademik Internasional

Binus University Gandeng Sydney University, Libatkan 27 Kampus dalam Kolaborasi Akademik Internasional


Jakarta, Kabartujuhsatu.news,– Fakultas Digital Communication and Hotel & Tourism (FDCHT) Binus University kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik internasional melalui kolaborasi bersama Sydney University, Australia. Kegiatan yang berlangsung di Kampus Anggrek Binus University, Kamis (2/7/2026), melibatkan lebih dari 27 perguruan tinggi di Indonesia sebagai co-host.

Salah satu perguruan tinggi yang turut ambil bagian adalah Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan. Kolaborasi ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi antarkampus dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era global.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan ujian akhir semester (UAS) yang dikemas dalam bentuk coffee making exam, sebagai bagian dari evaluasi kompetensi mahasiswa di bidang perhotelan. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Dekan FDCHT Binus University, Dr. Yanti Tong, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh institusi yang terlibat," ujarnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan seminar akademik yang berlangsung secara hibrida di Lantai 8 Kampus Anggrek. Seminar menghadirkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan Australia untuk membahas isu-isu terkini di bidang komunikasi digital, perhotelan, dan pariwisata.

Head of Internationalization & Partnership Program (HIPP) FDCHT Binus University, Dr. R.A. Aryanti Wardaya Puspokusumo, B.Sc., M.B.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata kerja sama dalam kerangka Nationwide University Network in Indonesia (NUNI) yang diperkuat melalui dukungan Sydney University.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antarperguruan tinggi dalam jaringan NUNI dengan dukungan penuh dari Sydney University, khususnya melalui kehadiran Prof. John Connell. Kami berharap kolaborasi ini dapat membangun ekosistem akademik yang semakin inklusif dan memberikan manfaat bagi seluruh perguruan tinggi mitra," kata Aryanti.

Menurutnya, kehadiran akademisi internasional memberikan perspektif global sekaligus membuka peluang kolaborasi riset, pengembangan kurikulum, hingga peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa.

Apresiasi juga disampaikan oleh unsur pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan strategis bagi perguruan tinggi di daerah untuk memperluas jejaring akademik internasional.

"Kami mengapresiasi Binus University yang telah memberikan kesempatan kepada IAI Rawa Aopa Konawe Selatan dan perguruan tinggi lainnya untuk bergabung sebagai co-host. Ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan mutu akademik dan memperluas eksposur institusi di tingkat global," ujarnya.

Ismail berharap kerja sama melalui jaringan NUNI tidak berhenti pada seminar internasional, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai program konkret yang memberikan dampak nyata bagi penguatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, Binus University kembali menegaskan perannya sebagai penggerak kerja sama internasional yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan institusi, tetapi juga mendorong kemajuan perguruan tinggi mitra di berbagai daerah melalui jejaring akademik yang lebih luas.

(Red)

Lebih baru Lebih lama
Premium By Raushan Design With Shroff Templates